Mitos seputar dunia kerja – Hallo Campuspedia Friends! Ketika mulai terjun ke dunia kerja, biasanya kamu bakal mendengar beberapa nasihat atau kepercayaan yang diyakini banyak orang. Contohnya bagaimana kamu harus bersikap seperti apa saat hari pertama kerja, atau apa aja sih faktor yang dilirik HRD saat perekrutan.

Pada kenyataannya, ada lho beberapa nasihat yang bikin salah kaprah atau gak sesuai sama situasi sebenarnya. Tentu hal ini jadi bikin bingung para mahasiswa ataupun fresh graduate. Apa aja sih mitos seputar dunia kerja?

1. “Kalau ikut organisasi, pasti dapat kerja”

Faktanya, mau kamu ikut organisasi atau gak itu sebenernya gak terlalu berpengaruh. Ikut organisasi emang punya manfaat banyak banget guys. Salah satunya bisa melatif softskill kamu. Tapi ya gak 100% juga kamu pasti bakal dapet kerja dengan ikut organisasi.

Minca bukannya mau ngasih pengaruh negatif ya. Cuman sebelum kamu memutuskan ikut organisasi kamu perlu tahu, apakah dengan ikut ini bakal ada benefit tersendiri buat kamu. Apakah kamu bisa mencapai suatu perubahan besar dengan ikut organisasi?

Jadi jangan cuman ikut-ikutan doang terus gak merasakan impact yang mendalam, waktu kamu jadi percuma. Padahal kamu bisa lho melakukan kegiatan nonakademik lain, seperti melatih hardskill yang ada sertifikat, magang, part time, atau lainnya.

Baca Juga : 

2. “Kalo masuk jurusan ini, kalian bakal gampang dapet kerja”

Ini gak sepenuhnya bener guys. Mungkin ada sih beberapa jurusan yang sudah dipastikan bakal langsung dapet. Tapi kalau kamu denger nasihat gitu, jangan dipercaya. Ini tuh semua balik lagi tergantung sama usaha kamu. Walaupun peluang kerja dari jurusan kamu itu bagus, kalau kamu gak ningkatin skill kamu apa gunanya?

3. “Kamu harus bekerja sesuai jurusan”

Inget guys! Bukan jurusanlah yang menentukan profesi kamu ke depannya, tapi kamu sendiri yang menentukan. Memang lebih bagus kalau kamu bisa bekerja sesuai jurusan karena ilmumu sehingga bisa semakin diperdalam. Tapi kamu bisa kok banting setir dan mencoba pekerjaan yang menjadi hal baru buat kamu.

Bahkan ada banyak orang sukses di dunia yang awalnya gak punya pendidikan tinggi atau jurusan kuliahnya gak relevan dengan pekerjaannya saat ini. Asal kamu punya kemauan besar dan berani menantang diri sendiri.

4. Gaji tinggi bikin bahagia

Gaji tinggi pasti impian semua orang bukan. Emang sih kayanya kalau punya gaji tinggi itu bahagia banget. Apa-apa bisa kebeli. Pokoknya sejahtera banget deh hidup. Udah berkhayal-khayal tuh bisa leha-leha sambil liburan keluar negeri.

Tapi ketika kamu mendapat sesuatu pastinya harus membayar sesuatu bukan? Sama dengan gaji tinggi, kamu perlu membayar tenaga, waktu, dan pikiran kamu biar sepadan dengan dengan gaji yang kamu terima. Jadi jangan mikir enaknya doang guys!

Baca juga : 

Jangan lupa untuk follow akun , , , , ,  dan  dari Campuspedia biar kamu gak makin ketinggalan info seputar kampus, karir, dunia mahasiswa, beasiswa, dan info menarik lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *