Simulasi pilpres SMRC: Prabowo kalah telak dari Dedi Mulyadi [titlebase] menjadi topik hangat dalam beberapa hari terakhir. Hasil survei nasional terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi unggul telak atas Prabowo Subianto dalam simulasi head to head. Dalam survei yang dirilis, Dedi meraih 59% suara, sementara Prabowo hanya 28,3%. Adapun 12,7% responden menyatakan belum menentukan pilihan atau masih ragu.
Menurut Jhon Sitorus, pegiat media sosial, keunggulan Dedi Mulyadi tidak lepas dari strategi yang rajin membuat konten setiap hari. Berbagai peristiwa dijadikan bahan sosialisasi, sehingga popularitas dan elektabilitasnya melonjak tajam. Jhon menegaskan bahwa Dedi Mulyadi bukan lawan sembarangan dan memiliki potensi menjadi figur kuat di Pilpres mendatang.
Simulasi pilpres SMRC: Prabowo kalah telak dari Dedi Mulyadi [titlebase] juga menunjukkan tren penurunan elektabilitas Prabowo dalam sembilan bulan terakhir. Elektabilitas Prabowo turun dari 34,9% menjadi 14,5%, sementara elektabilitas Dedi Mulyadi naik dari 19,7% menjadi 35%. Hasil survei ini menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi memiliki kemungkinan besar untuk memenangkan Pilpres jika dilakukan sekarang.
Simulasi pilpres SMRC: Prabowo kalah telak dari Dedi Mulyadi [titlebase] menjadi bukti bahwa elektabilitas Dedi Mulyadi terus meningkat. Dalam simulasi dua nama, Dedi meraih 59% dan Prabowo 28,3%. Dibanding Februari–Maret 2026, Dedi naik dari 42,6% dan Prabowo turun dari 50,5%. Hasil survei ini menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi memiliki kemampuan untuk memenangkan Pilpres dengan margin yang cukup besar.
Simulasi pilpres SMRC: Prabowo kalah telak dari Dedi Mulyadi [titlebase] menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi telah menjadi salah satu calon presiden yang paling populer di Indonesia. Dengan elektabilitas yang tinggi dan kemampuan untuk memenangkan Pilpres, Dedi Mulyadi memiliki potensi untuk menjadi presiden Indonesia di masa depan.
Kesimpulan dari survei SMRC adalah bahwa Dedi Mulyadi telah menjadi salah satu calon presiden yang paling kuat di Indonesia. Dengan elektabilitas yang tinggi dan kemampuan untuk memenangkan Pilpres, Dedi Mulyadi memiliki potensi untuk menjadi presiden Indonesia di masa depan. Simulasi pilpres SMRC: Prabowo kalah telak dari Dedi Mulyadi [titlebase] menjadi bukti bahwa Dedi Mulyadi telah menjadi salah satu calon presiden yang paling populer di Indonesia.





