Fakta-fakta terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2, kapal berusia 34 tahun, kembali menjadi sorotan setelah kebakaran melanda kapal tersebut di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (2/8/2026) pagi, dan telah menyebabkan 5 orang meninggal dunia.
Menurut data Badan SAR Nasional (Basarnas), total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 232 orang, terdiri dari 227 orang selamat dan 5 lainnya meninggal dunia. Namun, belum ada data pasti terkait apakah seluruh korban merupakan penumpang, atau juga termasuk awak kapal.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit menyatakan bahwa data sementara hingga pukul 18.00 WIB, total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 232 orang, terdiri atas 227 selamat dan 5 meninggal dunia.
Fakta-fakta terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2, kapal berusia 34 tahun, juga menunjukkan bahwa kebakaran bermula ketika petugas siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya menerima laporan dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB mengenai kapal yang terbakar di perairan utara Madura.
Satu menit kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) menghubungi Kantor SAR Surabaya dan melaporkan bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar mengalami kebakaran.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan investigasi akan segera dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Menhub Dudy juga meninjau langsung proses evakuasi penumpang dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, dan memastikan seluruh penanganan korban berjalan optimal dengan dukungan penuh dari berbagai pihak.
Fakta-fakta terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2, kapal berusia 34 tahun, menunjukkan bahwa operasi penyelamatan dan evakuasi dipimpin langsung oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Untuk memastikan penanganan berjalan efisien, Kemenhub terus berkoordinasi secara intensif dengan jajaran pemerintah daerah di Madura, Tim SAR, TNI, Polri, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), hingga pihak operator kapal.
Fakta-fakta terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2, kapal berusia 34 tahun, juga menunjukkan bahwa Menhub Dudy turut mengapresiasi respons cepat Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo beserta jajaran Forkopimda dan seluruh kepala daerah di kawasan Madura.
Selesai memantau evakuasi dari Pelabuhan Kalianget, Menhub Dudy langsung bergerak menuju Surabaya untuk meninjau Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KMP Mutiara Sentosa 2. Posko ini dipusatkan di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak.
Posko Terpadu ini disiapkan sebagai pusat kendali serta layanan utama bagi para korban yang berhasil dievakuasi maupun anggota keluarga yang membutuhkan informasi. Pusat layanan ini memfasilitasi penanganan medis awal, pendataan ulang, pendampingan pemulangan, hingga pembaruan data resmi secara berkala.
Kesimpulan dari Fakta-fakta terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2, kapal berusia 34 tahun, menunjukkan bahwa kebakaran yang terjadi di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, telah menyebabkan 5 orang meninggal dunia dan 227 orang selamat. Menhub Dudy Purwagandhi memastikan investigasi akan segera dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2.





