Beranda / Berita / Keuskupan Desak Dilakukan Investigasi: Mengevaluasi Kebijakan Keamanan di Intan Jaya

Keuskupan Desak Dilakukan Investigasi: Mengevaluasi Kebijakan Keamanan di Intan Jaya

Keuskupan Desak Dilakukan Investigasi: Mengevaluasi Kebijakan Keamanan di Intan Jaya

Keuskupan Desak Dilakukan Investigasi atas kasus penembakan ibu hamil di Sugapa, Intan Jaya, Papua, menuntut pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan pengerahan pasukan nonorganik di daerah tersebut. Sekretariat Keadilan Perdamaian dan Pastoral (SKP) Keuskupan Timika menyampaikan lima rekomendasi kepada pemerintah, termasuk evaluasi kebijakan pengerahan pasukan dan pembentukan tim investigasi independen oleh Komnas HAM.

Ketua SKP Keuskupan Timika, Saul Paulo Wanimbo, mengatakan bahwa Keuskupan Timika sangat prihatin dengan jatuhnya korban masyarakat sipil di Intan Jaya akhir-akhir ini sebagai imbas dari konflik bersenjata antara aparat TNI-Polri dengan pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB). Oleh karena itu, SKP Keuskupan Timika meminta pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan pengerahan pasukan nonorganik di Intan Jaya dan mendorong pembentukan tim investigasi independen oleh Komnas HAM.

Keuskupan Desak Dilakukan Investigasi juga menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap setiap dugaan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku, serta memperkuat perlindungan bagi masyarakat sipil. Selain itu, SKP Keuskupan Timika juga meminta pemerintah membuka akses bagi lembaga kemanusiaan, media, organisasi keagamaan, dan pemantau HAM independen.

Keuskupan Desak Dilakukan Investigasi atas kasus penembakan ibu hamil di Sugapa, Intan Jaya, Papua, menunjukkan bahwa situasi keamanan di daerah tersebut masih belum stabil. Oleh karena itu, SKP Keuskupan Timika berharap bahwa rekomendasi tersebut dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif sekaligus memastikan perlindungan terhadap masyarakat sipil di Intan Jaya.

Keuskupan Desak Dilakukan Investigasi juga menyampaikan bahwa eskalasi konflik telah berdampak pada kondisi kemanusiaan di Intan Jaya. Berbagai laporan dari masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat sipil, dan pemerintah daerah menunjukkan adanya korban jiwa, pengungsian warga, kerusakan fasilitas sipil, serta terganggunya pelayanan dasar.

Keuskupan Desak Dilakukan Investigasi atas kasus penembakan ibu hamil di Sugapa, Intan Jaya, Papua, menekankan pentingnya evaluasi kebijakan keamanan di daerah tersebut. Dengan demikian, diharapkan situasi keamanan di Intan Jaya dapat menjadi lebih stabil dan kondusif, sehingga masyarakat sipil dapat hidup dengan aman dan nyaman.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *