Polda Jabar Tangkap Terduga Pembajak Vidio Original Series, Kerugian Capai Rp12 Miliar
Tim penyidik Polda Jawa Barat berhasil menangkap seorang terduga pelaku pembajakan Vidio Original Series berinisial KS (27) di Tasikmalaya pada 6 Februari 2025. Penangkapan ini merupakan hasil koordinasi antara pihak Vidio dan aparat penegak hukum setelah menemukan pembajakan konten Vidio Original Series di situs ilegal Anikor.
Pembajakan Konten Vidio Original Series oleh Situs Anikor
Kasus ini bermula pada Mei 2024, ketika Vidio mendeteksi adanya pembajakan terhadap 77 Vidio Original Series di situs Anikor. Situs ini bahkan beberapa kali mengganti domain setelah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Beberapa judul yang dibajak termasuk Santri Pilihan Bunda, yang dibintangi Fadi Alaydrus dan Naura Ayu, Cinta Pertama Ayah dengan Al Ghazali, serta Ratu Adil yang dibintangi Dian Satrowardoyo. Anikor menarik lebih dari 300 ribu pengunjung, sebagian besar berasal dari Indonesia.
Potensi Kerugian yang Besar bagi Vidio
Akibat pembajakan ini, Vidio mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp12 miliar. Vidio berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pihak berwenang guna melindungi hak cipta atas karya-karya kreatif lokal Indonesia. Gina Golda Pangaila, SVP Legal and Anti Piracy Vidio, menegaskan bahwa Vidio akan terus mengejar siapa pun yang terlibat dalam pembajakan konten mereka.
Imbauan untuk Menonton Konten Secara Legal
Vidio juga mengajak masyarakat untuk mendukung industri kreatif dengan menonton konten melalui platform resmi dan legal. Kombes Pol Resza Ramadianshah, Direktur Siber Polda Jawa Barat, mengingatkan bahwa pembajakan adalah tindak pidana yang dapat menimbulkan konsekuensi hukum.
Respons Aktor dan Apresiasi untuk Langkah Tegas
Al Ghazali, salah satu bintang Vidio Original Series, menyampaikan keprihatinannya terkait pembajakan konten dan mengimbau para penggemar untuk menghargai karya para artis dengan menonton melalui platform resmi. Sementara itu, Ketua Badan Perfilman Indonesia, Gunawan Paggaru, mendukung langkah tegas Vidio dan kepolisian dalam menjaga industri film Indonesia agar tetap berkembang dengan sehat dan berkelanjutan.
Dengan penangkapan ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghargai hak cipta semakin meningkat demi keberlangsungan industri film dan series Indonesia.
Penulis:Gilang Ramadhan