Satu minggu pasca digelarnya UTBK gelombang I, tersebar kabar bahwa nilai UTBK gelombang I sudah diproses. Kabar tersebut sontak menjadi buah perbincangan di media sosial Twitter.

Baca juga:

Dikatakan dalam kabar tersebut bahwa 65% dari total pendaftar UTBK Gelombang I sudah diproses nilainya. Semantara 35% lainnya akan diproses pada UTBK Gelombang II. 

 

 

Menyikapi hal itu, Ketua Eksekutif LTMPT Budi Prasetya secara tegas menepis kabar tersebut. Sebagaimana dikutip dari Detik, Budi mengatakan kabar yang beredar itu adalah kabar bohong atau hoaks. 

Ia menyayangkan pihak yang menyebarkan kabar tak benar itu. Menurutnya, ini sudah masuk kepada ranah pembohongan publik.

“Hal seperti ini yang saya bilang sok tahu dan pembohongan publik? Harusnya bisa dituntut memberikan info yang tidak benar,” tutur Budi. 

Baca juga:

Budi menghimbau kepada seluruh peserta UTBK, agar jangan mudah termakan informasi di media sosial. Informasi yang dapat dipastikan kebenarannya, kata Budi, adalah informasi yang dikeluarkan langsung oleh LTMPT. Baik melalui media sosial, maupun media informasi lainnya.

“Kabarnya dari mana? Medsosnya siapa? Twitter-nya siapa? Twitter-nya LTMPT bukan? Kalau bukan ya jangan dipercaya, itu hoaks,” tegasnya, dikutip dari Kompas.

Baca juga:

Untuk diketahui, hingga saat ini nilai UTBK belum masuk kepada proses penilaian apapun. Nilai UTBK baru akan diproses setelah proses pelaksanaan UTBK gelombang I dan gelombang II selesai. 

Simak informasi lainnya dengan cara ikuti Campuspedia di , , , , , dan .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *