Saat mempersiapkan diri untuk interview kerja, sebagian besar jobseeker hanya fokus pada jawaban yang akan dilontarkan. Padahal ada hal penting lain yang perlu diperhatikan, yaitu cara menjawab atau dikenal juga dengan body language. 

Body language memiliki pengaruh yang cukup besar saat interview kerja.Menurut Albert Mehrabian, profesor psikologi dari University of California, Los Angeles (UCLA), 55% pesan yang diterima otak berasal dari bahasa tubuh seseorang. Gerakan dan cara kamu berbicara adalah hal yang mudah diingat oleh HRD, selain jawaban yang kamu berikan.

Namun, body language tidak sepenuhnya berdampak positif. Jika kamu salah dalam mengekspresikan bahasa tubuh, dampaknya akan fatal. 

Baca juga:

Tapi tenang saja, Minca sudah merangkum solusi terbaik untukmu. Berikut kumpulan body language yang perlu kamu terapkan saat interview kerja.

Menjaga Kontak Mata

Melakukan kontak mata dengan lawan bicara menandakan bahwa kamu serius dan tertarik pada pembicaraan yang sedang berlangsung. Namun jangan tatap lawan bicara terlalu lama, hal ini dapat membuat lawan bicaramu merasa tidak nyaman. Kamu dapat mengakalinya dengan melihat ke sisi lain, seperti hidung atau telinga lawan bicara. Dengan begitu, interview akan berjalan dengan nyaman.

Berjabat Tangan Secara Tegas

Jangan berjabat tangan dengan lemah atau terlalu kencang, jabatlah tangan HRD dengan tegas. Kontrol jabat tangan agar tidak terlalu lama maupun terlalu sebentar. Hal ini bertujuan agar kamu dipandang sebagai orang yang profesional oleh HRD. Jabat tangan yang baik akan menciptakan pandangan pertama yang baik pula.

Tidak Gelisah

Pribadi yang percaya diri akan selalu diminati. Agar rasa percaya dirimu dapat terpancarkan dengan baik, cobalah untuk tidak gelisah saat interview berlangsung. Hindari menggerakkan tangan dan kaki secara berlebihan. Untuk itu, posisikan dirimu senyaman mungkin sebelum interview berlangsung.

Baca juga:

Senyum dengan Ikhlas

Senyum dapat menebarkan aura positif ke lingkungan sekitar. Tapi perlu diperhatikan, senyum terlalu sering juga tidak baik. Hal ini akan terlihat kurang kompeten, karena kamu ketahuan menggunakan senyum sebagai tameng atas kegugupan mu. Oleh karena itu, tersenyumlah dengan ikhlas di momen yang tepat.

Memperhatikan Postur Tubuh

Terlalu kaku memang tidak baik, namun terlalu santai justru lebih buruk. Maka perhatikanlah postur tubuh mu untuk tetap tegak, jangan sesekali bersandar dengan sandaran kursi. Sedikit mencondongkan tubuh ke depan atau ke samping tidak apa-apa, ini dapat menunjukkan bahwa kamu nyaman dengan interview tersebut. Namun jangan berlebihan.

Menjadi Pendengar yang Baik

Selalu ingat bahwa interview bersifat komunikasi dua arah. Oleh sebab itu, penting untuk menjadi pendengar yang baik. Ketika HRD berbicara, pusatkan perhatianmu kepadanya. Perhatikan nada bicara dan tone suaranya. Kemudian beri respon dengan sedikit anggukan kepala atau senyuman merekah. Dengan begitu HRD akan merasa dihargai. 

Baca juga:

Itulah beberapa body language yang perlu diterapkan saat interview kerja berlangsung. Jangan lupa untuk menerapkannya, ya, Campuspedia Friends!

Simak informasi lainnya dengan cara ikuti Campuspedia di , , , , , dan .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *