Campuspedia Friends, tahukah kamu bahwa critical thinking atau berpikir kritis termasuk skill penting yang harus dimiliki? Tidak hanya untuk mencari kerja, critical thinking juga berguna untuk kehidupan sehari-hari, lho.

Istilah critical thinking berasal dari bahasa Yunani “kritikos” yang berarti cerdas. 

Sementara definisi dari critical thinking, menurut , adalah kemampuan untuk berpikir secara mendalam, jernih, dan rasional terkait apa yang ingin dilakukan dan dipercayai.

Ketika mendapat suatu informasi, seorang pemikir kritis tidak menerima informasi tersebut secara mentah-mentah. Melainkan ada proses berpikir terlebih dahulu sebelum menerima informasi itu. 

Informasi yang dimaksud di sini bukan hanya berita, yah Campuspedia Friends. Segala pesan yang kamu terima, baik dalam bentuk teks, audio, atau visual, juga termasuk informasi. 

Baca juga:

Selain itu, critical thinking juga merupakan suatu pola pikir dan keterampilan yang dapat kamu asah. 

Lalu bagaimana cara melatih skill critical thinking tersebut? Simak tips dari Minca berikut ini, yah!

Pahami Dirimu

Ketika kamu ingin memahami lebih banyak tentang segala sesuatu, hal dasar yang perlu kamu lakukan adalah mengenal dirimu sendiri. Kamu perlu tahu apa yang kamu suka dan apa yang tidak. Juga nilai-nilai, budaya, dan kepercayaan apa yang kamu tanam dalam dirimu.

Ketika kamu sudah tahu apa yang menjadi kelebihan dan kekuranganmu, maka kamu sudah memilih pendirian yang jelas ketika dihadapkan dengan suatu informasi. Sehingga kamu tidak mudah digoyahkan oleh informasi yang salah.

Jadilah Pendengar yang Baik

Menjadi pendengar yang baik termasuk salah satu aspek dasar dari critical thinking. Dengan mendengarkan, kamu bisa memahami betul apa yang disampaikan oleh orang lain. 

Ketika seseorang menyampaikan informasi kepadamu, cobalah untuk fokus mendengarkan. Berilah empati dengan menaruh perhatian kepada sang pembicara. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui apa maksud dan perspektif pesan yang disampaikan.

Baca juga:

Jangan Sungkan Bertanya, Terapkan 5W+1H

Formula 5W+1H merupakan singkatan untuk who, what, where, when, why, dan how. Ketika kamu mendapat informasi, cobalah analisa informasi tersebut terlebih dahulu dengan menanyakan 5W+1H atas informasi itu.

Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini akan membawa kamu untuk menelusuri informasi tersebut secara lebih dalam. Sehingga, informasi yang kamu terima adalah informasi yang benar-benar valid.

Biasakan Mengevaluasi

Sebelum kamu mengambil kesimpulan, cobalah untuk mengevaluasi terlebih dahulu. Evaluasi dapat kamu lakukan dengan cara melibatkan pengalaman yang telah kamu miliki.

Jika sebelumnya kamu pernah berada di kondisi yang sama, evaluasilah kondisi tersebut dengan pelajaran yang kamu dapat dari pengalaman sebelumnya. Perkuatlah evaluasi dengan memeriksa fakta-fakta. Lalu, buatlah kesimpulan dari evaluasi yang kamu lakukan.

Perbanyak Pengalaman

Langkah lain yang bisa kamu lakukan untuk melatih skill critical thinking adalah dengan membiasakan diri untuk berada di lingkungan yang menuntutmu untuk berpikir kritis. Cobalah untuk bergabung dengan kegiatan organisasi atau semacamnya.

Namun pastikan dirimu terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Seperti berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan tim, karena akan banyak kegiatan yang menuntut kemampuan berpikir yang baik. Dari sana, kamu akan terlatih dalam membentuk pola pikir.

Baca juga:

Skill critical thinking lahir dari sebuah proses. Setiap orang tentu memiliki proses yang berbeda. Jadi, asahlah kemampuan berpikir kritismu dengan cara melatih skill critical thinking yang Minca jabarkan di atas.

Simak informasi lainnya dengan cara ikuti Campuspedia di , , , , , dan .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *