Data Scientist VS Machine Learning Engineer

Data Scientist VS Machine Learning Engineer

Apa itu Data Science dan Machine Learning

Data Science merupakan disiplin yang menggunakan metode ilmiah, statistika, matematika, dan algoritma untuk memahami pola yang terdapat dalam data. Bidang ini melibatkan berbagai cabang ilmu seperti komputer, ekonomi, dan bisnis, dengan tujuan untuk mengevaluasi asumsi, menemukan pola, dan melakukan prediksi terhadap hasil masa depan berdasarkan data masa lalu dan kini. Hasil dari evaluasi dan prediksi tersebut kemudian digunakan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam berbagai bidang, seperti bisnis, pemerintahan, dan penelitian ilmiah.

Machine Learning, bagian dari ilmu komputer, menggunakan matematika dan statistika untuk menemukan pola dalam kumpulan data. Proses ini melibatkan membuat komputer ‘belajar’ dari data dengan menggunakan algoritma matematika yang menyesuaikan variabel untuk sesuai dengan data. Dengan menggunakan statistika dan program komputer pada data besar, hasilnya adalah model yang dapat memberikan prediksi berdasarkan data baru yang dimiliki.

Dua bidang ini saling melengkapi dalam penelitian dan implementasinya. Data Science bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pola dari data, sementara Machine Learning memanfaatkan pola tersebut untuk membuat prediksi yang lebih akurat dan efisien. Kombinasi dari kedua bidang ini dapat membantu organisasi atau individu dalam membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan data.

baca juga:Makanan Indonesia

Data Scientist vs Machine Learning Engineer

Data Scientist adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengeksplorasi berbagai informasi dari suatu set data dan mengambil keputusan atau kesimpulan berdasarkan analisis tersebut. Seorang Data Scientist harus memiliki keahlian dalam bidang yang menjadi basis data yang sedang diolahnya. Sebagai contoh, seorang Data Scientist yang bekerja dengan data biologi seperti sel tubuh harus memiliki pengetahuan mendalam dalam bidang biologi serta pemahaman yang kuat tentang sel tubuh.

Di sisi lain, seorang Machine Learning Engineer adalah seorang pengembang perangkat lunak yang merancang, membangun, dan menerapkan sistem Machine Learning. Mereka menciptakan program yang menggunakan model kecerdasan buatan untuk menghasilkan produk atau alat yang berguna. Seorang Machine Learning Engineer perlu memahami konsep Data Science dan Machine Learning, serta memiliki keterampilan pemrograman, biasanya dalam bahasa seperti Python atau C++.

Kedua peran ini memiliki kontribusi yang penting dalam era data saat ini. Mereka bekerja secara sinergis untuk memungkinkan kita membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan analisis data yang solid, bukan sekadar mengandalkan insting atau perkiraan semata. Melalui pekerjaan mereka, kita dapat mengidentifikasi tren, membuat prediksi, dan memahami dunia dengan lebih baik dan lebih akurat.

Pasar Data Scientist dan Machine Learning

Profesi Data Scientist dan Machine Learning Engineer merupakan karir yang menjanjikan di era saat ini. Kedua bidang ini memiliki tingkat permintaan yang tinggi di pasar kerja modern, dan permintaannya terus meningkat seiring berjalannya waktu. Menurut data dari situs Glassdoor, pendapatan yang dapat diperoleh dari kedua profesi ini dapat menyaingi, bahkan melampaui banyak jenis pekerjaan lainnya. Sebagai contoh, rata-rata gaji seorang Data Scientist bisa mencapai Rp10.337.179 per bulan, sementara rata-rata gaji seorang Machine Learning Engineer bisa mencapai Rp10.841.764 per bulan, dan ini hanya di kota Jakarta.

Selain gaji yang menarik, permintaan untuk profesi ini juga ditingkatkan oleh meningkatnya ketergantungan berbagai industri pada data. Saat ini, bisnis, pemerintah, dan organisasi telah menyadari betapa pentingnya data dalam proses pengambilan keputusan dan perencanaan strategi. Oleh karena itu, kebutuhan akan para ahli yang mampu mengelola dan menginterpretasikan volume data yang besar, seperti Data Scientist dan Machine Learning Engineer, semakin meningkat.

Bersamaan dengan kemajuan teknologi dan peningkatan jumlah data yang harus diolah, permintaan terhadap profesional di bidang Data Science dan Machine Learning semakin meningkat. Fenomena ini membuka peluang karier yang cerah di masa depan. Jadi, jika Anda tertarik untuk menjadi bagian dari dunia ini, sekaranglah waktu yang tepat untuk mempertimbangkan karier di bidang Data Science dan Machine Learn

baca juga:Mengungkap Keajaiban Matematika Perkalian: Dasar-dasar dan Manfaatnya

Keahlian Data Scientist dan Machine Learning Engineer

Sebaliknya, seorang Machine Learning Engineer lebih fokus pada keahlian dalam algoritma dan pemrograman. Mereka bertanggung jawab untuk menciptakan ‘mesin’ yang mampu belajar dari data dan membuat prediksi atau keputusan berdasarkan data baru. Bagi mereka, pemahaman tentang inner workings komputer dan kemampuan menulis kode yang efisien menjadi kunci utama. Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat dan semakin kompleksnya model AI, tantangan bagi Machine Learning Engineer semakin meningkat. Mereka diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang sistem komputer dan arsitektur kecerdasan buatan, khususnya dalam mengoperasikan model secara real-time. Dengan kata lain, kemajuan teknologi yang terus berkembang membutuhkan mereka untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih khusus dan teknis, seperti memahami pemrograman GPU untuk optimalisasi komputasi tensor dan matriks.

Dari segi keahlian, kedua profesi ini memerlukan beban kerja yang signifikan dan keahlian yang tidak sedikit. Namun, keduanya menawarkan tantangan dan kepuasan unik. Seorang Data Scientist harus memiliki kemampuan untuk memahami dan menginterpretasikan data dari berbagai sudut pandang dan untuk berbagai keperluan. Sementara itu, seorang Machine Learning Engineer bertugas untuk membangun sistem cerdas yang dapat beradaptasi dengan perubahan data dan kebutuhan yang terus berkembang.

Peluang Karier

Dalam konteks peluang karier, kedua ranah ini menawarkan prospek yang sama-sama menarik. Namun, apabila Anda memiliki keahlian dan minat yang lebih mendalam dalam penerapan serta pengembangan algoritma, menjadi seorang Machine Learning Engineer mungkin merupakan pilihan yang lebih menguntungkan. Sebaliknya, jika ketertarikan Anda lebih terfokus pada analisis data dan penemuan pola-pola khusus dalam data, maka profesi sebagai seorang Data Scientist mungkin lebih sesuai untuk Anda.

Pilihan antara menjadi seorang Machine Learning Engineer atau Data Scientist sangat tergantung pada ketertarikan, keterampilan, dan aspirasi karier pribadi Anda. Dengan memilih sesuai dengan minat dan keahlian, Anda dapat memaksimalkan peluang sukses dan pengembangan karier di dunia yang terus berkembang ini.

Kesimpulan

Jadi, mana yang lebih menguntungkan antara Machine Learning atau Data Science? Jawabannya bergantung pada minat dan keahlian pribadi. Kedua bidang ini menjanjikan prospek yang cerah dan peluang karier yang melimpah. Penting untuk mencintai pekerjaan yang Anda geluti dan terus-menerus belajar serta mengasah keterampilan di bidang yang Anda pilih. Dengan begitu, Anda dapat meraih kesuksesan dan berkembang dalam karier sesuai dengan passion Anda. Teruslah berkomitmen pada perjalanan pembelajaran dan peningkatan diri di dunia yang terus berubah ini.

penulis:Akbar Katon Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *