Hallo Campuspedia Friends! Memiliki pekerjaan adalah impian setiap jobseeker. Namun terkadang, ada beberapa alasan dan penyebab tertentu dimana resign dari tempat kerja adalah salah satu pilihan terbaik bagi seseorang. Akan tetapi apakah kamu tahu? Ada beberapa hal yang perlu jadi pertimbangan sebelum memutuskan resign dan kembali memoles CV untuk mulai mencari kerja.

Bagaimana Suasana Hati Kamu Sebelum Berangkat Kerja?

Apakah kamu bersemangat dan dipenuhi ide serta pikiran positif?Atau sebaliknya, berangkat kerja terasa sebagai hari yang suram dan kamu ingin menghindarinya. Apalagi pada masa WFH seperti ini, bekerja dan beristirahat berada pada satu tempat yang terkadang sangat menjenuhkan. Jika terasa semangat saat awal-awal mendapat kerja, lalu datang masa dimana kamu tak lagi menikmatinya, mungkin saja kamu berada di posisi jenuh. 

Luangkan waktu untuk berlibur atau meditasi demi menemukan kembali semangatmu. Namun, jika kondisi tidak kunjung membaik bahkan sampai berbulan-bulan lamanya, maka bisa jadi kamu memang sudah tidak menemukan nikmat bekerja itu sendiri.

 

Baca juga  :  

 

Apakah Kamu Merasa Dihargai dari Segi Gaji?

Untuk satu hal ini, kamu mungkin perlu riset kepada orang-orang atau teman yang melakukan pekerjaan yang kurang lebih sama denganmu. Perbandingkan apakah kamu merasa bahwa kamu sudah dibayar pantas atau tidak? Tentunya hal ini dilihat pula berdasarkan job desk antara kamu dan rekan kerjamu. 

Apakah Lingkungan Kerja Mendukung Pekerjaanmu?

Mungkin saja kamu mendapatkan bos yang menekan dan menuntut kamu diluar dari jobdeskmu. Atau rekan kerja yang sama sekali tidak bisa diajak bekerja sama? Hal pertama yang bisa kamu lakukan mungkin mengomunikasikan terlebih dahulu permasalahan dengan atasan. Jika komunikasimu tidak dihiraukan bahkan tidak bisa diperbaiki, maka hal tersebut bisa jadi alasan resign yang cukup. 

‘Pekerjaan tim tidak akan pernah selesai jika komunikasi tidak berjalan dengan baik’

Sudah Sesuaikah Pekerjaan Sekarang Dengan Rencana Hidup Jangka Menengah dan Panjangmu?

Lingkungan, pekerjaan, dan kebiasaanmu saat ini menggambarkan bagaimana kamu akan menjalani rencana hidup jangka menengah dan panjangmu.Hal ini karena masa hidupmu sekarang memberikan beberapa skill dan pengalaman hidup untuk jadi pelajaran/pedoman kedepan. Jika dirasa sudah tidak lagi relevan, maka kamu bisa jadikan alasan ini untuk keputusan resignmu.

Setelah Resign, Lalu Bagaimana?

Ini adalah pertimbangan wajib dan alasan yang sudah harus ada jawabannya sebelum kamu resign. Jika masih belum ada pekerjaan pengganti, setidaknya kamu harus ada beberapa dana untuk membiayai hidupmu sampai punya pekerjaan baru. 

 

Baca juga :  

 

Setelah menemukan jawaban dari 5 hal di atas, barulah kamu bisa meyakinkan diri kamu apakah resign merupakan keputusan yang sudah tepat, Campuspedia Friends! 

Sekian dulu dari minca ya! Jangan lupa follow akun minca yang lain mulai dari , , , , , dan biar kamu gak ketinggalan info seputar kampus, karir, dunia mahasiswa, beasiswa, dan info menarik lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *