Halo Campuspedia Friends! Bagi kamu yang sudah menjadi mahasiswa, pastinya tidak asing ya dengan tugas critical review. Nah, walaupun kita sudah tidak asing mendengarnya, namun masih banyak lho yang bingung cara membuat critical review jurnal yang baik dan benar.

Baca Juga:

Apa Itu Critical Review

Critical review itu biasanya dilakukan untuk mereview suatu jurnal ilmiah. Tujuannya adalah untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam membaca dan memahami literatur kuliah. Selain itu tugas ini juga berguna untuk melatih mahasiswa untuk membuat tulisan akademik sedini mungkin. Pastinya hal ini akan berguna banget untuk mempersiapkan kamu dalam membuat esai atau skripsi nantinya ya!

Baca Juga:

Untuk mempermudah kamu dalam memahami critical review, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dan harus kamu hindari lho. Coba simak beberapa DOs and DONTs berikut ini yuk!

dos and donts menulis critical review jurnalDOs!

  • Identifikasi dan analisalah jurnal atau bacaan yang akan kamu review dan cari isu-isu utamanya. Akan lebih baik bila kamu mampu untuk mencari bahan paling aktual dengan data-data terbaru.
  • Pahami bacaan tersebut secara kritis dan analitis. Kamu juga bisa menyambungkan beberapa poin yang ada dengan teori yang bersangkutan agar kamu bisa keliatan lebih kritis.
  • Perhatikan penulisan nama-nama yang ada, seperti nama tokoh, nama penulis, judul jurnal atau bacaan yang kamu gunakan dan tahun penerbitannya dengan baik dan benar.
  • Susun critical review mu secara sistematis, jelas, dan juga koheren ya!

Baca Juga:

DONTs!

  • Jangan menggunakan teknik coppas alias copy paste ya! Kamu harus selalu melakukan parafrase untuk menghindari plagiarisme. Bila kamu mengutip beberapa bagian dari jurnal atau bacaan tersebut, jangan lupa cantumkan sumber atau footnote.
  • Carilah referensi yang jelas atau dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
  • Melakukan kesalahan dalam penulisan nama, judul, dan hal-hal krusial lainnya.
  • Menggunakan bahasa yang tidak baik atau menyindir.
  • Kelupaan mencantumkan sumber bacaan atau daftar pustaka.
  • Menggunakan konsep atau teori yang tidak relevan dengan bahan bacaan.
  • Membuat rangkuman dan bukan critical review. Ingat ya, karena kedua hal tersebut berbeda. Kalau rangkuman berarti kamu hanya merangkum keseluruhan isi bacaan. Namun untuk critical review, kamu harus memberikan review pribadi secara kritis untuk mengasah kemampuan analisamu.

Nah itu dia, Campuspedia Friends! Beberapa hal terkait DOs and DONTs critical review jurnal. Setelah ini coba dipraktekkan ya biar kedepannya kamu tidak akan keliru lagi dalam membuat tugas legendaris ini. Bagikan juga ke teman-temanmu ya!

Jangan lupa untuk follow akun , , , , , dan  dari Campuspedia biar kamu gak makin ketinggalan info seputar kampus, karir, dunia mahasiswa, beasiswa, dan info menarik lainnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *