Keamanan Laptop di Bandara – Blog Teknokrat
Keamanan Laptop di Bandara

Keamanan Laptop di Bandara

 216 total views,  1 views today

Bandara-Pelajari mengapa penting untuk mengeluarkan laptop dari tas saat pemeriksaan bandara dan bagaimana teknologi baru membantu memastikan keamanan.

Baca Juga : Al Ittihad Club vs Al Hilal Saudi Club, Persaingan Baru Saudi El Clasico

Pengenalan
Saat melakukan perjalanan udara, proses pemeriksaan keamanan di bandara merupakan langkah penting untuk memastikan keselamatan penerbangan. Salah satu hal yang sering menjadi perhatian adalah keamanan laptop dan perangkat elektronik di dalam tas. Artikel ini akan membahas mengapa mengeluarkan laptop dari tas saat pemeriksaan bandara menjadi tindakan yang penting dan bagaimana teknologi baru membantu mengatasi tantangan ini.

Mengapa Penting untuk Mengeluarkan Laptop dari Tas
Saat laptop masih berada di dalam tas, petugas pemeriksaan di bandara akan kesulitan memindai foto tasmu guna menentukan apakah ada ancaman keamanan atau tidak. Selain itu, memeriksa satu-persatu tas pelaku perjalanan yang membawa laptop secara manual akan memakan waktu yang cukup lama. Ini dapat menimbulkan penundaan dan ketidaknyamanan bagi penumpang dan staf bandara.

Teknologi Baru dalam Pemeriksaan Keamanan Bandara
Mengingat pentingnya efisiensi dan kecepatan dalam pemeriksaan bandara, sejumlah bandara di dunia telah mengadopsi teknologi baru untuk memastikan keamanan perangkat elektronik, termasuk laptop, tanpa harus mengeluarkannya dari tas. Bandara Schiphol Amsterdam, Bandara London City, dan Bandara Rome Fiumicino adalah beberapa contoh bandara yang telah memasang mesin pemeriksaan baru yang dapat memindai tasmu dari berbagai sisi. Ini memungkinkan petugas pemeriksaan untuk mendeteksi ancaman keamanan tanpa perlu mengganggu pengaturan barang di dalam tas.

Ancaman Terkait Baterai Laptop
Selain pertimbangan keamanan, ada juga kekhawatiran terkait baterai laptop. Semua sel baterai pada laptop dibuat dari material lithium-ion yang rentan terbakar. Otoritas Penerbangan Amerika Serikat (FAA) telah merilis peringatan mengenai potensi baterai laptop yang terlalu panas apabila disimpan di bagian kargo pesawat. Oleh karena itu, perangkat elektronik dengan baterai tersebut sebaiknya dibawa di tas kabin (carry-on baggage), bukan di bagasi. Proses termal yang disebut “thermal runaway” juga dapat terjadi secara mendadak, menyebabkan baterai rusak atau bahkan terbakar.

Kesimpulan
Dalam menjaga keamanan penerbangan, pemeriksaan perangkat elektronik, termasuk laptop, merupakan langkah penting. Meskipun sebelumnya penumpang diharuskan mengeluarkan laptop dari tas, perkembangan teknologi di sejumlah bandara telah memungkinkan pemeriksaan yang lebih efisien tanpa mengganggu pengaturan barang di dalam tas. Penting untuk mematuhi peraturan dan panduan keamanan bandara demi keselamatan bersama. Jika Anda merasa baterai laptop terlalu panas atau terasa aneh, segera beri tahu awak kabin untuk langkah-langkah pencegahan lebih lanjut.

Pertanyaan Umum
Q: Mengapa perlu mengeluarkan laptop dari tas saat pemeriksaan bandara?
A: Mengeluarkan laptop dari tas membantu petugas pemeriksaan mendeteksi ancaman keamanan tanpa harus membuka tas secara manual.

Q: Apa manfaat teknologi baru dalam pemeriksaan keamanan bandara?
A: Teknologi baru memungkinkan pemindai tasmu dari berbagai sisi tanpa perlu mengeluarkan laptop, meningkatkan efisiensi peMeriksaan.

Q: Mengapa baterai laptop harus dibawa di tas kabin?
A: Baterai laptop terbuat dari bahan mudah terbakar dan dapat menyebabkan bahaya. Dibawa di tas kabin untuk mencegah potensi kebakaran.

Q: Apa yang harus dilakukan jika baterai laptop terasa terlalu panas?
A: Segera beri tahu awak kabin untuk langkah-langkah pencegahan lebih lanjut demi keselamatan penerbangan.

Q: Bagaimana proses termal “thermal runaway” dapat mempengaruhi baterai laptop?
J: Proses “thermal runaway” dapat menyebabkan baterai rusak atau bahkan terbakar secara mendadak, terutama akibat faktor seperti baterai yang rusak atau terlalu penuh.

Q: Apa yang harus dilakukan jika ditemukan baterai laptop yang terlalu panas atau rusak di pesawat?
A: Segera beri tahu awak kabin untuk langkah-langkah pencegahan lebih lanjut dan hindari penggunaan perangkat elektronik yang bermasalah.

Q: Apa saja bandara yang telah mengadopsi teknologi pemeriksaan baru?
A: Beberapa contoh bandara yang telah mengadopsi teknologi pemeriksaan baru termasuk Bandara Schiphol Amsterdam, Bandara London City, dan Bandara Rome Fiumicino.

sumber artikel

penulis:yuli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Solverwp- WordPress Theme and Plugin