JAKARTA (Sketsa.co) — Kebutuhan akan tenaga kerja asing di Taiwan, termasuk dari Indonesia, terus meningkat seiring dengan perkembangan ekonomi negeri yang mengalami kemajuan pesat selama 20 tahun terakhir tersebut.

Taiwan memberikan peluang besar bagi orang Indonesia untuk bekerja di sana dengan rupa-rupa pekerjaan, dari industri manufaktur, sektor pertanian/perkebunan, hingga domestik (rumah tangga).

Sebelum berangkat, ada persyaratan dan dokumen yang harus dipenuhi, antara lain paspor, hasil tes medis, dan sertifikat pendidikan. Proses pengajuan visa kerja dapat dilakukan melalui pemberi kerja atau agen yang berwenang.

Agar mendapatkan perlindungan kuat dan terjamin, disarankan untuk menggunakan agen pengerah tenaga kerja resmi untuk memudahkan pencarian kerja yang sesuai.

Selain itu, penting juga untuk menjaga hubungan baik dengan majikan, memahami hak dan kewajiban sebagai tenaga kerja asing, serta mempelajari budaya dan bahasa Taiwan (Mandarin).

Rencana Keuangan

Sebelum berangkat, bijaksanalah untuk menghitung pengeluaran dan membuat rencana keuangan.

Gaji atau upah kerja di Taiwan relatif besar dengan kisaran Rp 8 juta sampai dengan Rp 20 juta per bulan tergantung jenis pekerjaan dan sektor/bidang pekerjaan.

Bergabung dengan komunitas pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan juga dapat membantu adaptasi. Manfaatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan pengalaman kerja selama di sana.

Baca juga:

Telah banyak kisah sukses PMI di Taiwan, dari bisa mengirim uang rutin dalam jumlah besar ke keluarga di kampung halaman sampai bisa memiliki aset tanah, rumah dan modal usaha saat balik ke Tanah Air. Intinya, kerja di Taiwan menjanjikan perbaikan kesejahteraan.

Selamat berusaha. Semoga sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *