Mempelajari Autisme (ASD) dari K-Drama Extraordinary Attorney Woo – Blog Teknokrat
Mempelajari Autisme (ASD) dari K-Drama Extraordinary Attorney Woo

Mempelajari Autisme (ASD) dari K-Drama Extraordinary Attorney Woo

 3,772 total views,  1 views today

Kalian pasti sudah familiar dengan baris populer yang diucapkan oleh Woo Young Woo dan Dong Geu Rami saat saling menyapa dalam drama Extraordinary Attorney Woo. Baris tersebut menjadi viral setelah drama tersebut ditayangkan dan dibicarakan oleh banyak orang, bahkan ada tantangan tari yang terinspirasi oleh baris tersebut di salah satu platform media sosial. Apakah Anda ikut serta dalam tantangan tersebut atau hanya menonton drama itu saja?

Untuk mereka yang belum mengetahuinya, Extraordinary Attorney Woo adalah serial drama Korea yang sedang berlangsung, menceritakan kisah seorang pengacara cerdas bernama Woo Young Woo yang menderita ASD. Sejak episode pertama ditayangkan, drama ini berhasil menarik perhatian banyak pihak. Saat ini, telah tayang delapan episode dari total enam belas episode. Drama ini menarik perhatian karena berhasil mengangkat topik ASD secara mendalam dan detail. Setiap episode menampilkan cerita yang menyentuh hati dan sarat dengan pesan moral, serta memberikan informasi tentang ASD yang bermanfaat bagi para penonton.

Sejenak, kami telah membicarakan ASD selama beberapa saat, namun apakah Anda telah mengetahui apa itu ASD?

Pengertian Autisme (ASD)

ASD atau Autism Spectrum Disorder adalah suatu gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan berperilaku. Autism merupakan istilah dalam bahasa Inggris yang merujuk pada gangguan tersebut. Kelainan ini dapat mengganggu perkembangan bahasa dan kemampuan komunikasi seseorang.

Karakteristik khas yang sering dikaitkan dengan autisme dapat ditemukan pada orang yang mengalami gangguan tersebut, dan dikenal sebagai gejala atau ciri-ciri umum. Gejala-gejala ini sering kali terlihat pada masa kanak-kanak, tetapi dapat terdeteksi pada masa dewasa juga. Dalam drama Extraordinary Attorney Woo, tokoh utama Woo Young Woo didiagnosis dengan autisme pada usia lima tahun. Ayahnya membawanya ke dokter karena pada usia tersebut, Young Woo belum dapat berbicara, yang merupakan tanda umum dari keterlambatan bicara pada anak-anak yang mengalami autisme.

Dalam drama Extraordinary Attorney Woo, Young Woo kecil seringkali menunjukkan perilaku khas yang lazim ditemukan pada orang dengan autisme. Beberapa perilaku ini termasuk menghindari kontak mata, menunjukkan ekspresi wajah yang datar, dan melakukan stimming, yaitu perilaku self-stimulation yang melibatkan gerakan atau gestur yang berulang.

Stimming adalah perilaku self-stimulation yang dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menggerakkan tangan ke atas dan ke bawah (flapping), gerakan seperti penguin ke kiri dan kanan, berputar-putar berulang kali, melompat-lompat berulang kali, dan lain sebagainya. Meskipun gerakannya bervariasi, yang menjadi ciri khas adalah gerakan atau gestur tersebut dilakukan secara berulang-ulang atau repetitif.

Jadi Ingin tahu lebih lanjut deh, kira-kira apa aja ya gejala lain dari autisme? Mari kita bahas lebih detail lagi ya!

Gejala atau Ciri-Ciri dari Autisme (ASD)

Menurut “Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5)”, sebuah panduan yang disusun oleh The American Psychiatric Association untuk membantu para profesional dalam membuat diagnosis terkait kesehatan mental, terdapat beberapa gejala atau ciri khas yang sering ditemukan pada orang dengan autisme, antara lain sebagai berikut, meskipun tidak semua terbatas pada hal-hal ini:

  1. Kesulitan untuk berbicara dan berinteraksi dengan orang lain
  2. Memiliki minat yang cenderung terbatas pada hal-hal terntentu, namun kadang-kadang intens atau bertahan lama
  3. Memiliki perilaku yang suka mengulang-ulang
  4. Gejala lainnya yang dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam berkegiatan sehari-sehari

Dari hal-hal tersebut kita masih bisa lho memperluasnya lagi, mari kita bahas !

1.Kesulitan untuk Berbicara dan Berinteraksi Dengan Orang Lain

Orang dengan autisme memiliki ciri yang paling mencolok yaitu kesulitan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Beberapa contoh dari ciri ini adalah:

a. Menghindari atau tidak menjaga kontak mata
b. Tidak memperhatikan atau mendengarkan dengan seksama ketika ada orang yang berbicara
c. Lambat dalam merespon panggilan atau bahkan tidak merespon sama sekali
d. Menunjukkan ekspresi, gerakan, dan gestur yang tidak biasa dan terlihat canggung
e. Memiliki nada bicara yang tidak biasa atau cenderung datar (flat)
f. Kesulitan memahami sudut pandang orang lain dan tidak mampu memprediksi perilaku seseorang atau alasan di balik perilaku seseorang.

Baca Juga : Inilah Manfaat Musik Pada Anak: Nilai Di Sekolah Meningkat Lebih Dari 20%

2.Memiliki Minat yang Cenderung Terbatas pada Hal-Hal Tertentu, Namun Kadang-Kadang Intens atau Bertahan Lama

Biasanya, orang dengan autisme memiliki minat yang intens pada sesuatu atau topik tertentu, dan minat ini bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Mereka dapat berbicara tentang topik tersebut secara berulang-ulang tanpa memperhatikan apakah lawan bicara mereka memiliki minat yang sama.

Dalam drama Extraordinary Attorney Woo, karakter Young Woo memiliki minat yang sangat besar terhadap paus. Dia memiliki kemampuan mengingat berbagai informasi tentang paus, termasuk jenis, ukuran, warna, habitat, dan perilaku mereka. Young Woo juga sering membahas topik paus dengan teman-temannya, meskipun sebagian dari mereka tidak tertarik dengan topik tersebut. Satu-satunya teman yang senang mendengarkan Young Woo berbicara tentang paus adalah Lee Junho, teman kantor Young Woo.

3.Memiliki Perilaku yang Suka Mengulang-Ulang

Orang dengan autisme seringkali memiliki kecenderungan untuk melakukan repetisi dalam gerakan, gestur, maupun kata-kata atau kalimat tertentu. Perilaku repetitif pada gerakan atau gestur, yang sering disebut sebagai stimming, telah dijelaskan sebelumnya. Sementara, perilaku repetitif pada kata-kata atau kalimat tertentu disebut sebagai echolalia. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Young Woo, tokoh dalam drama Extraordinary Attorney Woo, juga memiliki kebiasaan echolalia ini bahkan hingga ia dewasa.

Orang dengan autisme seringkali merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan perubahan atau transisi dalam rutinitas mereka karena kebiasaan mereka yang cenderung mengulang-ulang. Contohnya seperti dalam drama Extraordinary Attorney Woo, di mana karakter Young Woo hanya suka makan kimbab dan enggan makan makanan lain. Keterbatasan beradaptasi ini dapat terjadi dalam berbagai hal, bahkan pada hal sekecil makanan sekalipun.

4.Gejala lainnya yang dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam berkegiatan sehari-sehari

Orang yang mengalami autisme juga mungkin memiliki tanda-tanda tambahan yang memengaruhi kemampuan mereka dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Hal ini dapat termasuk:

a. Sensitivitas yang lebih tinggi atau lebih rendah terhadap input sensorik, seperti cahaya, suara, atau suhu
b. Kesulitan dalam tidur
c. Kecenderungan mudah merasa kesal atau marah terhadap hal-hal kecil (irritability).

Gejala atau ciri-ciri yang telah disebutkan di atas dapat bervariasi antara individu yang berbeda-beda. Oleh karena itu, untuk mengetahui gejala yang tepat pada individu tertentu, diperlukan observasi yang cermat dan bantuan profesional. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak melakukan self-diagnose.

Penyebab Autisme (ASD)

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan autisme pada seseorang dan tidak semua individu memiliki penyebab yang sama. Semua orang, tanpa terkecuali gender, ras, etnis, atau latar belakang ekonomi, berpotensi terdiagnosis dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Oleh karena itu, American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar semua orang tua membawa anak-anak mereka untuk menjalani screening ASD, terutama jika mereka menemukan keterlambatan atau kejanggalan pada perkembangan anak ketika berusia 1-3 tahun. Jika diagnosis dilakukan sejak dini, maka perawatan dan intervensi yang tepat bisa diberikan sejak dini, yang pada gilirannya dapat mengurangi tingkat keparahan ASD pada anak.

Treatment Atau Perawatan Terbaik Untuk Autisme (ASD)

Walau ASD bisa berlangsung seumur hidup, namun ada perawatan atau pengobatan yang dapat membantu mengurangi gejala ASD pada seseorang. Penting untuk memulai pengobatan secepat mungkin setelah diagnosis ditegakkan karena pengobatan dan layanan yang tepat dapat membantu mengatasi kesulitan yang dialami orang dengan ASD, serta membantu mereka untuk belajar keterampilan baru dan mengembangkan kekuatan di bidang tertentu.

Setiap orang dengan autisme mungkin menghadapi kesulitan yang berbeda. Ini berarti bahwa perawatan yang digunakan juga akan berbeda tergantung pada diagnosis individu. Seperti namanya, Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan “spektrum”. Ini disebut gangguan spektrum karena memiliki berbagai jenis, dan tingkat keparahan ASD pada setiap orang juga dapat bervariasi. Oleh karena itu, untuk menentukan pengobatan terbaik atau paling tepat untuk seseorang dengan autisme, itu tergantung pada diagnosis individu. Jadi, jangan menggeneralisasi, oke!

Jika Anda ingin mengetahui contoh perbedaan dalam spektrum autisme antara satu orang dengan yang lain, Anda bisa menonton drama Extraordinary Attorney Woo. Dalam salah satu episodenya, sebuah firma hukum di mana karakter Young Woo bekerja mendapat klien yang memiliki ASD dengan tingkat keparahan yang berbeda dari Young Woo. Sebagai hasilnya, terdapat persamaan dan perbedaan dalam gejala yang dimiliki oleh keduanya.

Kelebihan Atau Keunggulan Orang yang Memiliki Autisme (ASD)

Beberapa individu dengan autisme juga dapat memiliki kekuatan atau keunggulan di berbagai bidang dibandingkan dengan yang lain. Kekuatan ini meliputi:

a. Kemampuan untuk mempelajari berbagai hal dengan sangat rinci
b. Kemampuan untuk mengingat informasi untuk waktu yang lama
c. Keunggulan dalam bidang tertentu seperti matematika, bahasa, sains, musik, atau seni.

Di drama Extraordinary Attorney Woo, Young Woo diceritakan sebagai sosok yang unggul di bidang hukum. Ia memiliki kemampuan menghafal pasal hukum dengan mudah dan berhasil lulus kuliah hukum serta tes pengacara dengan nilai terbaik. Selain itu, Young Woo juga memiliki pengetahuan yang luar biasa mengenai paus.

Baca Juga : Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Diterima Magang Studi Independen dan Program Bangkit

Keunggulan pada orang dengan autisme biasanya akan terfokus pada hal-hal yang diminati oleh individu tersebut. Seperti halnya pada manusia pada umumnya, ketertarikan terhadap suatu hal atau bidang cenderung akan memunculkan keunggulan, karena proses belajar juga menjadi lebih menyenangkan jika sesuai dengan minat individu.

Jika kamu ingin menonton tontonan yang seru dan informatif mengenai Autism Spectrum Disorder (ASD) atau autisme, kamu bisa menonton Extraordinary Attorney Woo! Menurut pengalaman saya dan beberapa orang dengan ASD, drama ini sangat relevan dan sesuai dengan kenyataannya. Penulis dan produser drama ini melakukan riset yang mendalam untuk memastikan keakuratan informasi yang disampaikan. Selain itu, seluruh aktor berhasil memerankan karakter mereka dengan baik. Tim produksi, penulis, dan para aktor benar-benar pantas mendapatkan penghargaan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Solverwp- WordPress Theme and Plugin