Beberapa tahun terakhir sering banget nemu kakak tingkat yang udah duluan lulus kuliah dan memilih untuk menjadi freelancer. Katanya sih biar kerjanya bisa nyantai dan terlepas dari aturan. Hm benarkah begitu? Sebenarnya, apa sih freelancer itu dan gimana cara untuk memulai kerja sebagai freelancer? Yuk kita kupas tuntas di artikel ini!

 

Lihat juga:

Freelancer 

Freelancer dapat diartikan sebagai pekerja lepas atau seseorang yang bekerja tidak untuk satu perusahaan atau instansi. Freelancer ini bekerja untuk menyelesaikan suatu project  atau tugas tertentu dengan durasi tertentu juga. 

Nah, karena sistem kerjanya nggak terikat dengan suatu instansi atau perusahaan, seorang freelancer sangat mungkin mengerjakan banyak pekerjaan atau project sekaligus. Oleh karena itu, sangat mungkin freelancer ini mendapat banyak gaji. 

Buat kamu yang tertarik untuk menjadi freelancer, kamu harus tau step by step tips yang udah campuspedia rangkum khusus untuk kamu. Here we go!!!

Memiliki skill tertentu

Untuk bekerja sebagai freelance, kamu pastinya harus mempunyai skill sebagai jasa yang akan kamu tawarkan kepada klien. Skill ini banyak macamnya, seperti skill writing, editing, pemrograman, data entry, fotografi, videografi, dan lain sebagainya. Intinya kamu harus bisa menentukan skill yang bisa kamu jual dan banyak dibutuhkan oleh para klien.

Lihat juga:

Mengasah skill

Nah setelah kamu menentukan skill apa yang kamu unggulkan, langkah selanjutnya adalah mengasah skill tersebut sampai kamu benar-benar expert di bidangnya. Cara untuk mengasah skill banyak macamnya, seperti kamu belajar otodidak dengan panduan youtube, mengikuti kelas-kelas pelatihan, atau belajar langsung kepada ahlinya. Sekarang, kamu tinggal pilih mau mengasah skill kamu dengan cara seperti apa ya sobat!

Menentukan klien dan pelanggan 

Langkah selanjutnya adalah kamu harus menentukan target klien atau target pasar kamu siapa dan bisa menemukannya dimana. Misalnya jika kamu memiliki skill di bidang editing, kamu bisa membidik UMKM yang baru mempromosikan produknya di media sosial untuk membantu mereka dalam mengedit konten foto atau video yang mereka perlukan.

Membuat Portofolio

Sumber: Pexels

Membuat portofolio

Portofolio adalah gambaran pekerjaan atau project yang telah kamu lakukan sebelumnya. Portofolio ini akan memudahkan klien dalam menilai performa pekerjaan kamu akan seperti apa. Buat kamu yang belum mengerjakan suatu pekerjaan atas permintaan klien sebelumnya, kamu bisa membuat personal project atau proyek yang dibuat sendiri, misalnya untuk kamu yang mempunyai skill di bidang nulis, kamu bisa mulai mempublish hasil tulisan di blog pribadi seperti blogspot ataupun wordpress. 

Melakukan promosi

Oke kalau Skill udah punya dan kualitasnya terasah, portofolio juga udah lengkap. Maka langkah selanjutnya adalah  mempromosikan skill yang kamu punya agar para calon klien tau kalau kamu menyediakan suatu jasa. Kamu bisa mempromosikannya di situs-situs freelance seperti fiverr.com, sribulancer, freelancer Indonesia, fastwork, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa mempromosikannya di media sosial pribadi kamu agar para followers juga tau kalau kamu hebat di suatu bidang dan menawarkan jasa di bidang tersebut.

Lihat juga:

Nah itu dia tips langkah awal menjadi freelancer. Jika kamu ingin menjadi freelancer, kamu wajib mencobanya ya! Yuk let’s try guys!

Pastikan juga kamu follow akun , dan   Campuspedia biar kamu gak ketinggalan informasi menarik lainnya seputar kampus, karir, dunia mahasiswa, beasiswa, dan masih banyak lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *