Mewujudkan Keinginan sebagai Ahli di Bidang UX setelah Lulus DTS FGA

Mewujudkan Keinginan sebagai Ahli di Bidang UX setelah Lulus DTS FGA

Setelah bergabung dengan program Digital Talent Scholarship Fresh Graduate Academy (DTS FGA) 2023 dengan fokus pada UX Design, perjalanan Mohamad Rafly Fajriansyah menuju mewujudkan impian karirnya menjadi seorang UI/UX Specialist tidaklah mudah, tetapi penuh dengan dedikasi dan semangat.

Rafly memulai perjalanannya dengan tekad yang kuat untuk mempelajari semua yang dia butuhkan untuk menjadi ahli di bidang desain UX. Selama lebih dari 200 jam pembelajaran intensif di dalam program tersebut, dia tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis tentang UX Design, tetapi juga membangun jaringan dengan sesama peserta dan para mentor yang berpengalaman.

Selama proses belajar, Rafly menghadapi berbagai tantangan dan rintangan, tetapi dia tidak pernah menyerah. Setiap kali dia mengalami kesulitan, dia menggunakan itu sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh lebih kuat. Dengan tekun dan konsisten, dia berhasil mengatasi setiap hambatan yang dia hadapi.

Selain belajar dari modul-modul yang disediakan dalam program, Rafly juga aktif mencari sumber belajar tambahan, seperti buku, kursus online, dan artikel-artikel terbaru tentang UX Design. Dia menyadari bahwa untuk berhasil di bidang ini, dia perlu terus mengembangkan pengetahuannya dan tetap up-to-date dengan perkembangan terbaru di industri tersebut.

Keberanian Rafly untuk memulai karier di salah satu badan usaha milik negara merupakan langkah besar dalam meraih mimpinya. Dia tidak hanya mengandalkan pengetahuan dan keterampilan yang dia pelajari selama program DTS FGA 2023, tetapi juga membuktikan kemampuannya dalam situasi dunia nyata.

Dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah, Rafly akhirnya berhasil mencapai tujuannya. Dia menjadi seorang UI/UX Specialist yang sangat dihormati dan diakui di industri. Perjalanan Rafly adalah bukti bahwa dengan tekad yang kuat dan komitmen yang kuat, impian karier kita bisa menjadi kenyataan, bahkan di tengah tantangan dan persaingan yang ketat.

Punya Keinginan untuk Menjadi Ahli di Bidang UX Design

Website designer, Creative planning phone app development template layout framework wireframe design, User experience concept, Young asian man UX designer working on smartphone application at office

Rafly terlahir di Bandung, 21 tahun yang lalu, dan saat ini ia adalah seorang mahasiswa Sistem Informasi di Universitas Komputer Indonesia. Ketertarikannya pada teknologi telah muncul sejak awal kuliah, dan kini, sebagai mahasiswa, ia telah menemukan minatnya dalam dunia UX Design.

Rafly sadar bahwa teknologi akan semakin memainkan peran penting dalam kehidupan manusia di masa depan, dan ia ingin menjadi bagian dari peran tersebut. Dukungan dari kedua orang tuanya membuatnya semakin yakin untuk mengejar karier di bidang teknologi.

Sebagai seorang mahasiswa yang ingin memperdalam pemahamannya dalam bidang UX Design, Rafly memutuskan untuk mengikuti program pelatihan DTS FGA 2023 yang menawarkan alur belajar UX Design. Program ini juga menawarkan beasiswa dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, yang membuatnya semakin tertarik.

Meskipun memiliki banyak tanggung jawab, seperti mengerjakan tugas kuliah dan mencari posisi magang, Rafly berhasil mengatur waktu dengan baik dan berhasil menyelesaikan tantangan-tantangan tersebut. Pengalaman belajarnya di DTS FGA 2023 membuka wawasannya tentang UX Design, terutama saat ia mulai mempelajari desain tampilan aplikasi berbasis mobile dan web.

Rafly menyukai proses belajarnya karena ia memiliki tujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang baik melalui desain aplikasi. Ini merupakan bagian dari ambisinya untuk berkontribusi dalam memajukan teknologi dan meningkatkan kualitas hidup pengguna.

Cerita Mohamad Rafly Fajriansyah, Peserta Program DTS FGA 2023 – UX Design, yang Mewujudkan Keinginan Kariernya setelah Lulus Program Tersebut

Perjalanan kita untuk menjadi seorang ahli akan terasa lebih mudah jika kita menekuni bidang yang memang diminati. Mohamad Rafly Fajriansyah (21) memahami hal ini kala ia punya keinginan untuk menjadi ahli dalam bidang desain UX. Menaruh minat yang besar pada bidang ini, Rafly percaya bahwa ia akan bisa memulai karier sebagai seorang desainer UX suatu hari nanti.

Demi bisa mewujudkan mimpi tersebut, Rafly ikut serta pada program Digital Talent Scholarship Fresh Graduate Academy (DTS FGA) 2023 dan memilih alur belajar UX Design. Belajar selama lebih dari 200 jam di DTS FGA 2023 menumbuhkan rasa percaya diri Rafly dan memberikannya keberanian untuk memulai karier di salah satu badan usaha milik negara.

Bagaimana perjalanan Rafly selama belajar di DTS FGA 2023 – UX Design hingga akhirnya berhasil menjadi seorang UI/UX Specialist? Mari kita baca cerita lengkapnya!

Punya Keinginan untuk Menjadi Ahli di Bidang UX Design

Lahir di Bandung, 21 tahun silam; Rafly adalah seorang mahasiswa Sistem Informasi di Universitas Komputer Indonesia. Sejak memasuki dunia perkuliahan, bungsu dari tiga bersaudara ini memang sudah menaruh minat pada teknologi.

Ketertarikan Rafly terhadap teknologi tumbuh karena ia menyadari satu hal. Semakin lama, teknologi akan semakin memainkan peranan penting pada kemudahan hidup manusia. Oleh karenanya, ia ingin menjadi bagian dari peranan penting tersebut. Kedua orang tua Rafly pun mendukung saat putra bungsunya bercita-cita untuk berkarier di bidang teknologi.

Sebagai seorang mahasiswa yang berkuliah di bidang teknologi, Rafly cukup banyak mengeksplor berbagai subbidang yang ada pada disiplin ilmunya ini. Dari semua subbidang yang bisa dipilih sebagai tempat untuk membangun keahliannya, akhirnya, Rafly tertarik pada dunia UX Design.

Untuk bisa menjadi seorang ahli dalam bidang UX Design, Rafly menyadari bahwa ia perlu mengikuti pelatihan yang bisa menambah wawasannya terkait ilmu satu ini. Pada saat yang sama, salah seorang rekan di kampus Rafly memperkenalkannya pada program DTS FGA 2023. Kebetulan, program pelatihan satu ini memiliki alur belajar UX Design di dalamnya.

Memperluas Wawasan Mengenai UX Design pada Program DTS FGA 2023

Saat Rafly menemukan program DTS FGA 2023, ia mencari tahu lebih banyak soal beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ini. Ia melihat bahwa ikut serta pada program ini bisa membangun kesiapan Rafly untuk berkarier sebagai seorang ahli dalam bidang UX. Oleh karenanya, Rafly mantap mendaftarkan diri sebagai peserta DTS FGA 2023, alur belajar UX Design.

Baca juga : Tempat Wisata Edukatif: Menyelami Kebudayaan Dan Pengetahuan

Setelah mendaftar, Rafly berhasil diterima sebagai peserta program DTS FGA 2023. Ketika perjalanannya dalam program beasiswa ini dimulai, ia dihadapkan dengan tantangan untuk menyeimbangkan waktu antara belajar di DTS FGA 2023, mengerjakan tugas kuliah, dan melamar posisi magang.

Fokus Rafly sempat terbagi karena ketiga kegiatan ini. Namun, ia berhasil mengatur waktu dengan baik dan menaklukkan tantangan yang ia hadapi. Keberhasilan ini membuat Rafly merasa pengalaman belajarnya di DTS FGA 2023 secara keseluruhan menyenangkan. Rafly merasa materi yang disampaikan sangat jelas dan pemahamannya soal UX Design pun meluas.

Baca juga:Rekomendasi Servis Mobil Di Bengkel Resmi Agar Tidak Boncos

“Bagian paling menyenangkan dari belajar di DTS FGA 2023 – UX Design adalah saat saya mulai belajar mendesain tampilan sebuah aplikasi berbasis mobile dan web. Saya senang mempelajarinya karena saya ingin suatu hari nanti, saat saya mendesain tampilan mobile atau web apps, pengguna bisa memiliki experience yang baik,” ucap Rafly.

Saat Keinginan Rafly untuk Menjadi Ahli dalam Bidang UX Design Terwujud

Shot of a group of colleagues working together in an officehttp://195.154.178.81/DATA/i_collage/pi/shoots/806054.jpg

Akhirnya, setelah belajar selama lebih dari 200 jam pada program DTS FGA 2023, Rafly berhasil lulus. Ia merasa beruntung bisa memperoleh ilmu yang bermanfaat, sertifikat selesai belajar dari Kemenkominfo, serta portofolio karya desain UX-nya. Rafly percaya keempat hal ini dapat membantu kariernya.

Benar saja apa yang Rafly yakini tersebut. Lulus dari program DTS FGA 2023, Rafly melamar posisi UI/UX Specialist Intern pada salah satu badan usaha milik negara (BUMN), yaitu Telkom Indonesia. Besarnya perusahaan tersebut membuat Rafly semula tak terlalu optimis bisa diterima. Namun, dugaannya salah.

Saat proses rekrutmen berlangsung, Rafly menyertakan portofolio UI/UX yang dimilikinya serta sertifikat keikutsertaannya pada program DTS FGA 2023. Pengalaman belajarnya pada program tersebut menguatkan profil Rafly dan akhirnya ia berhasil diterima sebagai UI/UX Specialist Intern.

Mengaplikasikan Ilmu yang Didapatkan dari DTS FGA 2023 pada Pekerjaannya

Sebagai UI/UX Specialist Intern, Rafly dipercaya untuk bertugas di salah satu startup yang berada di bawah naungan Telkom Indonesia. Perusahaan rintisan tersebut bernama Smarteye.id, sebuah startup yang menawarkan jasa virtual reality beserta pelatihan dan pengalaman pemakaiannya. Pada perusahaan ini, Rafly bertugas untuk mendesain UI/UX dari aplikasi VR dan web perusahaan.

“Ilmu yang saya dapatkan dari DTS FGA 2023 amat membantu pekerjaan saya dalam hal memahami user journey. Selain itu, saya juga jadi lebih familier dengan software yang digunakan untuk mendesain UI/UX, yakni Figma. Saya jadi tak kesulitan mengoperasikannya di kantor,” ujarnya.

Sukses memulai kariernya di salah satu perusahaan rintisan milik Telkom Indonesia, Rafly ingin ada banyak talenta digital yang bisa mengikuti jejaknya. Baginya, hal pertama yang seorang talenta digital perlu lakukan untuk bisa meraih karier impian adalah menemukan minatnya.

“Temukan bidang teknologi yang paling kalian minati, lalu bersungguh-sungguhlah dalam merawat minat tersebut. Fokuslah dalam belajar agar suatu hari nanti, hasil belajar kita dapat membawa kita untuk meraih sukses,” tutup Rafly.

penulis : Dimas-Surya dinata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *