Campuspedia Friends yang sebentar lagi akan menjadi mahasiswa baru, pastinya akan melaksanakan kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) atau dikenal juga dengan istilah Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Sesuai namanya, Ospek adalah masa pengenalan bagi mahasiswa baru terhadap dunia kampus. Pada kegiatan ini, mahasiswa baru akan diperkenalkan dengan nilai-nilai pokok yang akan dipergunakan selama kehidupan kampus. 

Tujuan diadakannya Ospek ini adalah untuk membantu mahasiswa baru dalam proses transisi dari masa SMA ke masa kuliah. Mahasiswa baru yang sebelumnya berstatus pelajar, akan dibantu untuk hijrah menjadi mahasiswa melalui kegiatan-kegiatan yang berlangsung selama Ospek.

Baca juga:

Namun semenjak pandemi Covid-19 merebak pada tahun 2020 kemarin, kegiatan Ospek mengalami beberapa perubahan. Ospek yang sebelumnya diadakan secara tatap muka (offline) mau tak mau digelar secara daring (online). 

Kedua metode pelaksanaan ospek ini ternyata memiliki perbedaan, loh Campuspedia Friends. Berdasarkan Panduan PKKMB 2020 dan Panduan PKKMB 2019 yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), berikut ini adalah perbedaan Ospek online dan offline.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Pada ospek offline, kegiatan dilakukan selama empat hingga tujuh hari dengan durasi kurang lebih 10 jam setiap harinya. Mahasiswa baru yang melaksanakan ospek offline akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan secara langsung di lingkungan kampus selama satu minggu penuh.

Namun, pada ospek online total hari kegiatan dipangkas menjadi lebih singkat. Ospek online diadakan selama dua hingga lima hari, dengan total durasi 10 jam per hari. Tempat pelaksanaan ospek online juga berbeda dari ospek offline. Mahasiswa baru cukup mengikuti rangkaian ospek dari tempat tinggal mereka masing-masing.

Baca juga:

Bentuk Pelaksanaan

Ospek offline dilakukan dalam beragam bentuk kegiatan. Seperti penyelenggaraan pameran, kunjungan langsung, latihan keterampilan, permainan, dan studi kasus. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan dengan praktik secara langsung. 

Sayangnya bentuk pelaksanaan kegiatan tersebut tidak didapatkan jika Campuspedia Friends mengikuti Ospek online. Karena kegiatan Ospek online difokuskan dalam bentuk ceramah daring yang dikolaborasikan dengan kreatifitas teknologi. 

Materi Ospek

Pada dasarnya materi yang diberikan selama ospek baik offline dan online tidak jauh berbeda. Mahasiswa baru tetap mendapatkan pendalaman materi mengenai bela negara, kehidupan berbangsa dan bernegara, revolusi mental, hingga sistem perguruan tinggi.

Perbedaan mendasar terkait materi ospek tampak dari penambahan beberapa topik relevan. Pada ospek online, mahasiswa baru akan mendapatkan materi mengenai perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0. selain itu juga materi mengenai kehidupan baru pasca pandemi. Sedangkan pada Ospek offline, mahasiswa baru hanya diberikan materi terkait revolusi industri 4.0. 

Baca juga:

Perbedaan-perbedaan tersebut secara tidak langsung berdampak kepada euforia Ospek. Dahulu, ketika Ospek diadakan secara offline  mahasiswa baru dapat saling bersinergi tanpa perantara apapun. Mahasiswa baru akan lebih mudah untuk terbiasa dengan kehidupan kampus karena kegiatan Ospek diadakan langsung di lingkungan kampus.

Sementara pada Ospek online, seluruh kegiatan utama tersebut justru tiada. Mahasiswa baru tidak dapat merasakan bagaimana atmosfir kampus mereka secara langsung. Ditambah lagi dengan proses perkenalan sesama mereka harus melalui perantara media komunikasi. Kendati demikian, tetap ambil sisi positifnya yah Campuspedia Friends. 

Simak informasi lainnya dengan cara ikuti Campuspedia di , , , , , dan .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *