Peserta tidak diperbolehkan untuk mengubah atau membatalkan pilihan sekolah setelah CPDB mereka diterima oleh sekolah yang dituju. Ini berarti bahwa kesalahan dalam memilih sekolah dapat berakibat fatal.

Baca juga: Universitas Teknokrat Indonesia Buka Prodi Magister Bahasa Inggris

Proses pendaftaran dan pemilihan sekolah berlangsung dalam waktu singkat, dimulai dari 10 hingga 12 Juni 2024, dengan hasil seleksi diumumkan pada 12 Juni 2024. Jika ada kesalahan dalam pilihan sekolah, peserta hanya dapat mengoreksi saat proses lapor diri, yang berlangsung pada 13-14 Juni 2024. Namun, jika peserta tidak diterima di sekolah yang dipilih, mereka hanya bisa mencoba ke sekolah swasta atau menunggu hingga semester berikutnya untuk mencoba pindah ke sekolah yang diinginkan, dengan catatan ada kursi kosong yang tersedia.

Baca juga : Prodi S1 Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Raih Akreditasi Baik Sekali

Kisah Warni, seorang ibu yang melaporkan kesalahan dalam memilih sekolah untuk anaknya, menjadi contoh nyata dari risiko tersebut. Meskipun telah mendaftarkan anaknya ke sekolah dasar, Warni salah memilih alamat sekolah yang dituju. Meskipun telah meminta bantuan petugas di Posko Pelayanan PPDB, Warni hanya diberikan dua opsi: menunggu hasil seleksi dan melakukan lapor diri ke sekolah yang sudah dipilih, atau menunggu satu semester untuk mencoba pindah ke sekolah yang diinginkan, asalkan ada kursi kosong yang tersedia.

Nama penulis: Dewi novita sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *