Hallo Campuspedia Friends! Bagi kalian yang baru lulus SMA/Sederajat, ada 2 program perkuliahan yang dapat kamu pilih, yakni program vokasi dan program sarjana. Namun, banyak yang masih menganggap bahwa sekolah vokasi sama saja seperti program sekolah sarjana. Padahal program vokasi dan sarjana merupakan dua hal yang berbeda. Yuk simak pengertian selengkapnya berikut !

Pengertian Sekolah Vokasi

Sekolah vokasi atau sering disebut diploma merupakan program pendidikan yang mengacu pada penguasaan untuk penerapan suatu keahlian tertentu. Singkatnya, pendidikan vokasi akan memfokuskan pendidikan dengan tujuan peningkatan kemampuan pada satu bidang tertentu.

Apa Perbedaannya Dengan Sarjana?

Dalam program Sarjana/Strata 1, perbandingan antara pembelajaran akademik dan praktek nya adalah 70:30. Beberapa sumber juga mengatakan bahwa perbandingannya adalah 60:40. Pada intinya, kalian akan lebih difokuskan pada sisi akademik dan pengembangan inovasi pada satu bidang tertentu.

 

Baca juga :  

 

Sedangkan pada sekolah vokasi, perbandingan antara akademik dan prakteknya terbalik, yakni 30:70 atau 40:60. Kalian akan difokuskan pada pembelajaran praktek guna menciptakan lulusan yang sudah menguasai suatu ilmu penerapan dalam satu bidang tertentu dan tentunya siap kerja.

Lama Perkuliahan Sekolah Vokasi

Ada 4 program yang dapat kamu pilih ketika memutuskan sekolah vokasi, yakni:

  1. Diploma 1 (D I) : 1 tahun (2 semester)
  2. Diploma 2 (D II) : 2 tahun (4 semester)
  3. Diploma 3 (D III) : 3 tahun (6 semester)
  4. Diploma 4/Sarjana Terapan (D IV) : 4 tahun (8 semester)

Lama pendidikan yang minca ambil di atas adalah lama penyelesaian pendidikan secara umum di Indonesia. Program sarjana terapan dapat diumpamakan sama seperti sarjana pada bidang akademik, akan tetapi pada program ini, kalian akan menjadi lulusan sarjana dengan penguasaan penerapan bidang tertentu sesuai dengan tujuan diadakannya sekolah vokasi.

Perbedaan Gelar Dalam Sekolah Vokasi

Dari 4 program di atas, gelar yang kelak akan kalian di dapat juga berbeda, yakni:

  1. D I : A.P. (Ahli Pratama)
  2. D II : A. Ma. (Ahli Muda)
  3. D III : A. Md. (Ahli Madya)
  4. D IV / Sarjana Terapan : S. Tr. (Sarjana Terapan) yang akan diikuti dengan bidang yang diambil. Contoh : S. Tr. Keb. (Kebidanan) ; S. Tr. Ak (Akuntansi) ;  dan lain-lain.

Keuntungan Jika Kamu Melanjutkan Ke Sekolah Vokasi

Setiap pilihan tentunya membawa keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Nah berikut adalah keuntungan yang akan kamu dapat saat memilih untuk melanjutkan ke sekolah vokasi:

  • Praktikal

Tidak diragukan lagi, fokus pembelajaran pada praktikum jelas akan lebih mudah membuat kamu mempraktikkan ilmu yang kamu dapat di masa depan.

  • Spesifik¬† di satu bidang

Kamu yang dari awal menginginkan untuk menguasai spesifik dalam satu bidang dan langsung praktek, tentu vokasi bisa dijadikan pilihan.

  • Siap kerja

Fokus praktek tadi memang ditujukan untuk mencetak lulusan yang dapat menguasai penerapan suatu bidang dengan harapan siap kerja.

  • Lebih singkat

Durasi perkuliahan yang lebih singkat juga dapat menjadi opsi bagi kamu yang tidak ingin terlalu lama kuliah dan ingin segera bekerja.

 

Nah itu tadi seluk beluk mengenai sekolah vokasi, apakah pilihanmu untuk lanjut studi sudah tepat? Pastikan kamu tau lebih lengkap tentang pilihanmu ya!

 

Sekian dulu dari minca ya, Campuspedia Friends! Jangan lupa follow akun minca yang lain mulai dari , , , , , dan biar kamu gak ketinggalan info seputar kampus, karir, dunia mahasiswa, beasiswa, dan info menarik lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *