Bagi Campuspedia Friends yang sudah berstatus fresh graduate tentu sudah tidak asing lagi dengan FGD. 

Focus Group Discussion atau yang lebih akrab dikenal FGD merupakan salah satu tahapan dalam proses rekrutmen. Metode ini banyak digunakan oleh perusahaan untuk menjaring calon karyawannya. Karena FGD terbukti mampu mengulik lebih dalam mengenai kemampuan sang kandidat. 

Baca juga:

Saat FGD berlangsung, kamu akan disuguhkan dengan suatu topik permasalahan. Topik tersebut perlu kamu carikan solusinya dengan berdiskusi bersama rekan satu tim. Dari proses FGD ini nantinya perusahaan akan menilai kemampuan berpikir, kemampuan pemecahan masalah, team working, dan kemampuan berkomunikasi.

Dalam penerapannya, ternyata FGD memiliki berbagai tipe loh, Campuspedia Friends. Masing-masing tipe FGD tersebut memiliki ciri khasnya tersendiri. Tipe-tipe ini mengatur bagaimana kamu harus bertindak dan apa yang perlu kamu lakukan ketika FGD berlangsung.

Baca juga:

Influencer TikTok di bidang pendidikan dan persiapan karir Apri Rokh, melalui akunnya @aprirokh_ telah membagikan pengalamannya mengenai tipe-tipe FGD tersebut. Terdapat tiga tipe FGD yang sering diterapkan saat proses rekrutmen kerja. 

Daripada penasaran, yuk kita kulik lebih jauh tentang tipe-tipe FGD saat rekrutmen kerja.

 

Prioritizing FGD

 

Pada FGD tipe ini, kamu akan diberikan satu kasus beserta pilihan solusinya. Umumnya, kasus yang diberikan adalah kasus dengan tingkat urgensi tinggi yang perlu diselesaikan dalam waktu sesegera mungkin. 

Kamu harus memikirkan solusi apa yang tepat untuk menangani kasus itu. Mengenai pilihan solusi yang telah diberikan, kamu dituntut untuk mengurutkan pilihan solusi tersebut berdasarkan solusi yang paling penting hingga yang paling tidak penting. 

 

Common FGD

 

FGD tipe ini merupakan FGD yang paling umum digunakan. Pada common FGD, seluruh peserta FGD akan diberikan topik kasus yang sama. Dalam memecahkan kasus tersebut, semua peserta berhak untuk mengutarakan pendapatnya.

Namun, tidak ada alur diskusi tertentu dalam FGD tipe ini. Oleh karena itulah, peserta FGD bisa bekerja sama untuk mengatur alur diskusi yang paling tepat.  

 

Given Role FGD

 

Sesuai namanya, pada tipe FGD ini kamu akan diberikan satu peran atau role. Peran yang diberikan berupa posisi jabatan yang ada di perusahaan tersebut. 

Nah, selama FGD berlangsung kamu harus berlaku sebagaimana peran yang diberikan. Pemberian peran tidak memandang background pelamar. Kamu bisa saja mendapatkan peran yang sebelumnya belum kamu ketahui. Sehingga tipe FGD ini menuntut kamu untuk mampu beradaptasi dengan cepat.

Baca juga:

Setiap perusahaan memiliki ciri khasnya tersendiri. Tipe-tipe FGD yang digunakan juga akan berbeda. Oleh sebab itulah, Campuspedia Friends perlu menyiapkan diri semaksimal mungkin saat akan melalui proses FGD. Berikan kemampuan terbaik mu saat FGD, yah Friends!

Simak informasi lainnya dengan cara ikuti Campuspedia di , , , , , dan .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *