Manchester United dikabarkan berencana memberi Marcus Rashford kesempatan kedua pada musim 2026/2027. Michael Carrick diberikan tugas khusus demi memuluskan rencana klub di bursa transfer pemain musim panas.
Penyerang asal Inggris itu diproyeksikan kembali menjadi bagian dari skuad utama setelah menyelesaikan masa liburnya usai membela Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.
Namun, peluang Rashford bertahan di Old Trafford belum sepenuhnya aman. Laporan David Ornstein dalam podcast-nya dilansir Manchester Evening News, menyebutkan bahwa Manchester United tetap membuka kemungkinan melepas sang pemain apabila ada tawaran serius dari klub-klub elite Eropa pada bursa transfer musim panas ini.
Masa depan Rashford sempat berada di ujung tanduk setelah hubungannya dengan mantan manajer Ruben Amorim dikabarkan memburuk. Situasi tersebut membuat pemain berusia 28 tahun itu dipinjamkan ke Aston Villa pada paruh kedua musim 2024/2025 sebelum melanjutkan petualangan bersama Barcelona sepanjang musim 2025/2026.
Bersama raksasa Catalan, Rashford mampu menunjukkan performa yang cukup impresif. Ia mencatatkan 14 gol dan 11 assist dari 49 pertandingan di semua kompetisi.
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menghadapi situasi baru setelah Radek Vitek mengisyaratkan keinginannya untuk meninggalkan klub. MU mengawali rangkaian pramusim dengan kekalahan 0-1 dari klub Divisi Championship, Wrexham AFC, di Helsinki, Sabtu waktu setempat.
Dalam laga itu, Carrick memberi kesempatan tampil kepada sejumlah pemain yang belum menjadi pilihan utama, termasuk memberikan debut kepada rekrutan anyar, Andrey Santos.
Selain hasil pertandingan, perhatian juga tertuju pada pernyataan Vitek selepas laga. Kiper asal Republik Ceska berusia 22 tahun itu baru kembali ke Old Trafford setelah menjalani masa peminjaman bersama Bristol City sepanjang musim lalu.
Vitek dimainkan pada babak kedua untuk menggantikan Tom Heaton yang kini berusia 40 tahun. Penampilan tersebut berpotensi menjadi laga terakhirnya bersama Setan Merah.
Bersamaan dengan persaingan di lapangan, Manchester United juga berhadapan dengan tantangan di dalamnya. Pelatih Michael Carrick harus menyelesaikan beberapa masalah internal, termasuk perihal masa depan Marcus Rashford.
Rashford sendiri telah menunjukkan kemampuannya bersama Barcelona, mencatatkan 14 gol dan 11 assist dari 49 pertandingan di semua kompetisi.
Bagaimana Manchester United akan menangani masa depan Rashford? Hanya waktu yang akan memberitahu.





