Beranda / Berita / Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Desak Sopir Alphard Arogan Yang Terlibat Cekcok Disanksi Tegas

Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Desak Sopir Alphard Arogan Yang Terlibat Cekcok Disanksi Tegas

Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Desak Sopir Alphard Arogan Yang Terlibat Cekcok Disanksi Tegas

Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas, menjadi sorotan publik akhir-akhir ini. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membela satpam yang menegur mobil Toyota Alphard karena menerobos lampu merah di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Satpam itu juga dibela oleh perusahaannya.

Insiden ini terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026, di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Mobil Toyota Alphard berwarna hitam menerobos lampu merah dan hampir menabrak pejalan kaki yang sedang menyeberang. Satpam yang ada di lokasi kemudian menegur pengemudi mobil itu dengan menggebrak kaca mobil.

Pengemudi Alphard tidak terima dengan tindakan satpam dan terjadi perselisihan. Namun, setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas, karena tindakan arogan pengemudi Alphard tidak dapat diterima.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno juga menyatakan bahwa satpam yang cekcok dengan sopir Alphard tidak akan dipecat. Rano menyebut persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas, karena tindakan satpam hanya ingin menjaga keselamatan pejalan kaki.

Polisi juga mengusut dugaan pelat yang tidak sesuai di mobil Alphard. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan akan ditindaklanjuti oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas, karena tindakan arogan pengemudi Alphard dapat membahayakan keselamatan orang lain.

Kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, namun tindakan arogan pengemudi Alphard masih akan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas, karena keselamatan pejalan kaki harus menjadi prioritas.

Kesimpulan dari insiden ini adalah bahwa tindakan arogan pengemudi Alphard tidak dapat diterima dan harus ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas, karena keselamatan pejalan kaki harus menjadi prioritas.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *