Di Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, terjadi longsor yang menyebabkan 4 bangunan hancur, termasuk masjid, madrasah, dan dua rumah warga. Longsor ini terjadi pada Senin (13/7) malam dan tidak memakan korban jiwa. Wakil Wali Kota Bandung Erwin telah meninjau langsung lokasi tersebut dan berjanji untuk membantu proses pembangunan kembali.
Bangunan yang hancur termasuk masjid yang mengalami jebol di bagian tembok pinggirnya sehingga tidak bisa digunakan untuk ibadah, madrasah yang nyaris seluruh bangunannya ambrol ke bawah, dan dua rumah warga yang hancur di bagian dapur dan kamar mandinya. Garis pengaman telah dipasang di lokasi untuk mencegah warga mendekat ke area yang rawan longsoran.
Erwin menjelaskan bahwa longsor terjadi karena fondasi bangunan yang tidak memadai. "Saya lihat sih fondasinya nggak benar. Fondasi itu kan daerahnya memang curam, jadi memang sekarang ini lagi didesain sama Dinas Cipta Bintar supaya pondasinya kuat, supaya bagus. Karena saya lihat besinya juga kecil-kecil, tidak sesuai spek lah untuk bangunannya," ujarnya.
Wakil Wali Kota Bandung juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Ia berjanji untuk membantu masyarakat yang terkena dampak longsor dengan bantuan dari Dinas Sosial, DPKP, Baznas, dan pihak swasta.
Longsor di Gegerkalong Bandung ini menjadi perhatian serius dari pemerintah kota. Erwin berharap bahwa proses pembangunan kembali dapat segera dilakukan untuk memulihkan kegiatan masyarakat di daerah tersebut.
Di Gegerkalong, longsor ini menjadi kejadian yang cukup parah. Masyarakat setempat berharap bahwa kejadian ini tidak akan terulang lagi di masa depan. Dengan intervensi dari pemerintah kota, diharapkan bahwa daerah Gegerkalong dapat menjadi lebih aman dan nyaman untuk dihuni.





