Prabowo heran pakar tak protes underinvoicing, hanya kritik MBG, ini menjadi sorotan utama dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Prabowo menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia, tetapi mengalami kelangkaan minyak goreng, adalah sebuah ironi yang tidak masuk akal.
Menurut Prabowo, kebocoran kekayaan negara yang terjadi melalui praktik underinvoicing hingga penyelundupan, adalah sebuah masalah besar yang dihadapi oleh Indonesia. Prabowo heran pakar tak protes underinvoicing, hanya kritik MBG, ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
Prabowo juga menyatakan bahwa pemerintah telah menggelar rapat bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Dewan Ekonomi Nasional (DEN) untuk mengatasi persoalan underinvoicing. Prabowo heran pakar tak protes underinvoicing, hanya kritik MBG, ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam mengatasi masalah ini.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pemerintah masih mengkaji strategi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun ini, termasuk kemungkinan penyesuaian atau penurunan alokasi anggaran. Prabowo heran pakar tak protes underinvoicing, hanya kritik MBG, ini menunjukkan bahwa pemerintah masih terus berusaha untuk mengatasi masalah ini.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo juga menyatakan bahwa Indonesia menghadapi masalah besar seiring kebocoran kekayaan negara yang keluar ke luar negeri. Prabowo heran pakar tak protes underinvoicing, hanya kritik MBG, ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam mengatasi masalah ini.
Kesimpulan dari Sidang Kabinet Paripurna ini adalah bahwa pemerintah serius dalam mengatasi masalah underinvoicing dan kebocoran kekayaan negara. Prabowo heran pakar tak protes underinvoicing, hanya kritik MBG, ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini.





