Beranda / Kriminal / Satu Personel TNI Terluka Saat Amankan Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Satu Personel TNI Terluka Saat Amankan Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Satu Personel TNI Terluka Saat Amankan Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Satu personel TNI terluka saat amankan aksi ribuan PSHT di Surabaya, karena aksi demonstrasi yang diadakan oleh ribuan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Surabaya berujung ricuh. Massa aksi yang menuntut kasus pembacokan terhadap anggota PSHT tersebut bergerak menuju kantor perusahaan debt collector di Jalan Teuku Umar, namun dihentikan oleh aparat gabungan TNI dan Polri.

Situasi memanas ketika sejumlah orang dari kerumunan melemparkan botol, batu, dan potongan kayu ke arah barikade aparat. Akibat insiden tersebut, seorang personel TNI terlihat mengalami luka akibat terkena lemparan benda keras. Aparat tetap bertahan di barikade untuk mencegah massa memasuki kawasan kantor debt collector.

Sebelumnya, ribuan anggota PSHT lebih dulu menggelar aksi di depan Mapolrestabes Surabaya sejak sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam aksi tersebut, massa membawa bendera organisasi dan menyampaikan tuntutan agar kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan pembacokan tersebut. Satu personel TNI terluka saat amankan aksi ribuan PSHT di Surabaya, menunjukkan bahwa aksi demonstrasi tersebut cukup intens.

Koordinator aksi, Bondan, menyebut sekitar 10.000 anggota PSHT dari Surabaya dan sekitarnya berpartisipasi dalam aksi damai ini. Mereka menuntut kasus pembacokan terhadap anggota PSHT. Adapun demo PSHT hari ini terjadi di dua titik, yakni Mako Polrestabes Surabaya, Jalan Sikatan Nomor 1, Kecamatan Krembangan, dan Markas dari terduga pelaku Debt Collector di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tegalsari.

Satu personel TNI terluka saat amankan aksi ribuan PSHT di Surabaya, menjadi bukti bahwa aksi demonstrasi tersebut tidak dapat dianggap remeh. Aparat kepolisian meminta massa tidak melanjutkan perjalanan menuju Jalan Teuku Umar karena aspirasi mereka telah diterima saat aksi sebelumnya di Mapolrestabes Surabaya. Namun, massa aksi tetap bersikeras untuk menuju kantor debt collector, yang menyebabkan situasi memanas.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan memastikan aksi demonstrasi yang diinisiasi Komunitas Arush Bawah PSHT Jawa Timur di Surabaya berjalan kondusif. Namun, Satu personel TNI terluka saat amankan aksi ribuan PSHT di Surabaya, menunjukkan bahwa aksi demonstrasi tersebut tidak sepenuhnya kondusif.

Di akhir aksi demonstrasi, Satu personel TNI terluka saat amankan aksi ribuan PSHT di Surabaya, menjadi catatan penting bahwa aksi demonstrasi tersebut harus diawasi dengan ketat agar tidak menimbulkan kerugian bagi pihak-pihak yang terlibat. Satu personel TNI terluka saat amankan aksi ribuan PSHT di Surabaya, menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu menjaga ketertiban dan keselamatan dalam setiap aksi demonstrasi.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *