Persidangan kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat Richard Lee kembali memanas. Dalam sidang terbaru, saksi yang dihadirkan pihak Doktif atau Dokter Samira mengaku mengalami efek samping setelah menggunakan dua produk milik Richard Lee, yakni DNA Salmon dan suplemen White Tomatoes.
Saksi bernama Tiffany mengatakan dirinya memakai DNA Salmon agar bisa memberikan kulit yang cerah. Namun, ia justru tidak merasakan perubahan apa pun. Bahkan, ia mengaku mengalami rasa perih setelah mengaplikasikan produk tersebut ke wajahnya. Kondisi tersebut bahkan disebut berlanjut hingga keesokan harinya.
Tiffany juga mengaku mengalami mual hingga muntah-muntah setelah mengonsumsi suplemen White Tomatoes. Ia menjelaskan, tujuan membeli produk tersebut adalah untuk mengatasi kulit yang menghitam selama masa kehamilan. Namun, kondisi kesehatannya justru disebut memburuk setelah mengonsumsinya.
Tim kuasa hukum Richard Lee menemukan fakta mengejutkan terkait keabsahan surat kuasa dari pihak pelapor yang dinilai cacat hukum. Faizal Hafied mengungkapkan, ada perbedaan mendasar antara isi surat kuasa dengan Laporan Polisi (LP) yang dijalankan.
Menurut Faizal, temuan tersebut sangat krusial karena subjek hukum yang dilaporkan berubah di tengah jalan. Hal inilah yang mendasari keyakinan tim kuasa hukum Richard Lee bahwa laporan tersebut tidak memiliki landasan hukum kuat sejak awal.
Dalam persidangan, Richard Lee juga dituding memiliki produk skincare yang tidak aman untuk digunakan. Saksi dari pihak Doktif mengaku wajahnya korengan setelah menggunakan produk Richard Lee. Namun, tim kuasa hukum Richard Lee membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa laporan yang diajukan oleh Doktif cacat hukum.
Kasus ini masih dalam proses persidangan dan belum ada keputusan yang pasti. Namun, sudah jelas bahwa Richard Lee akan terus berjuang untuk membela diri dan membantah tuduhan yang dialamatkan padanya.





