Beranda / Berita / Nasaruddin Umar Panjatkan Doa untuk Rachmat Gobel, Pesan Spiritual Menyentuh Saat Takziah di Rumah Duka

Nasaruddin Umar Panjatkan Doa untuk Rachmat Gobel, Pesan Spiritual Menyentuh Saat Takziah di Rumah Duka

Nasaruddin Umar Panjatkan Doa untuk Rachmat Gobel, Pesan Spiritual Menyentuh Saat Takziah di Rumah Duka

Nasaruddin Umar panjatkan doa untuk Rachmat Gobel, pesan spiritual menyentuh saat takziah di rumah duka, menjadi bukti kepedulian terhadap almarhum. Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar bertakziah ke rumah duka Rachmat Gobel di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Menag memanjatkan doa sekaligus menyampaikan tausiyah kepada keluarga almarhum.

Rachmat Gobel, tokoh nasional sekaligus Anggota DPR RI periode 2024-2029, meninggal dunia pada Jumat pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan. Mantan Menteri Perdagangan periode 2014-2015 itu mengembuskan napas terakhir pada usia 63 tahun. Jenazah tokoh asal Gorontalo tersebut kemudian dimakamkan melalui upacara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Di hadapan keluarga yang berduka, Menag menyampaikan bahwa kepergian orang tercinta bukan berarti hubungan batin dengan keluarga telah berakhir. Menurutnya, kasih sayang dan bakti kepada orang yang telah meninggal dapat terus diwujudkan melalui doa. "Jangan sampai keluarga yang wafat tidak pernah didoakan oleh kita," pesan Menag.

Nasaruddin Umar panjatkan doa untuk Rachmat Gobel, pesan spiritual menyentuh saat takziah di rumah duka, menunjukkan kepedulian terhadap almarhum. Menag juga mengenang Rachmat Gobel sebagai sosok yang memiliki kepedulian besar terhadap kepentingan umat serta kegiatan sosial dan keagamaan. Ia menilai almarhum telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk membantu masyarakat.

Kesan tersebut semakin membekas karena Menag baru bertemu dengan Rachmat Gobel sekitar satu pekan sebelum almarhum meninggal dunia. Pertemuan itu berlangsung di kantor Kementerian Agama. Dalam pertemuan terakhir tersebut, Rachmat Gobel masih menyampaikan perhatian terhadap pengembangan lembaga pendidikan Islam di kampung halamannya, Gorontalo.

Nasaruddin Umar panjatkan doa untuk Rachmat Gobel, pesan spiritual menyentuh saat takziah di rumah duka, menjadi bukti kepedulian terhadap almarhum. Menag mengatakan, kematian tidak serta-merta menghentikan seluruh amal seseorang. Doa yang dipanjatkan keluarga, terutama setelah salat fardu, diharapkan menjadi penerang sekaligus mengangkat derajat almarhum di sisi Allah SWT.

Nasaruddin Umar panjatkan doa untuk Rachmat Gobel, pesan spiritual menyentuh saat takziah di rumah duka, menunjukkan kepedulian terhadap almarhum. Dalam kesempatan tersebut, Menag memanjatkan doa sekaligus menyampaikan tausiyah kepada keluarga almarhum. Menag berharap, kepergian Rachmat Gobel dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *