Beranda / Keuangan / Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp 2,41–Rp 2,72 Juta per Gram

Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp 2,41–Rp 2,72 Juta per Gram

Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp 2,41–Rp 2,72 Juta per Gram

Pekan depan, harga emas diprediksi bergerak di kisaran Rp 2,41–Rp 2,72 juta per gram. Harga emas atau logam mulia terus mengalami fluktuasi dan cenderung melemah di tengah berbagai dinamika pasar keuangan global. Diprediksi, pada pekan depan harga emas tidak akan menembus level Rp 2,8 juta per gram.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menganalisis, secara teknikal, harga emas dunia pada pekan depan kemungkinan besar akan diperdagangkan pada level 3.836 dolar AS per troy ounce sebagai level support hingga 4.290 dolar AS per troy ounce sebagai level resistance. Adapun dalam jangka pendek, ia memprediksi level support harga emas dunia berada di 3.990 dolar AS per troy ounce, sedangkan level resistance-nya di posisi 4.132 dolar AS per troy ounce.

“Untuk logam mulia sendiri, kemungkinan besar dalam minggu depan akan ditransaksikan di level support Rp 2,41 juta per gram, kemudian resistance-nya di Rp 2,72 juta per gram. Dalam jangka pendek, kemungkinan support-nya di Rp 2,58 juta per gram dan resistance-nya di Rp 2,623 juta per gram,” kata Ibrahim.

Sejalan dengan proyeksi tersebut, harga minyak mentah WTI diperkirakan berada di kisaran 80,50–96 dolar AS per barel, sedangkan Brent Crude Oil diproyeksikan bergerak di kisaran 95–105 dolar AS per barel. Adapun perkiraan indeks dolar AS berada di sekitar 99,20–102,20.

Pekan depan, harga emas diprediksi bergerak di kisaran Rp 2,41–Rp 2,72 juta per gram karena beberapa faktor yang memengaruhi indeks dolar, harga minyak mentah, serta emas dan logam mulia yang berfluktuasi, yakni masalah geopolitik, perpolitikan di AS, kebijakan Bank Sentral AS, kemudian yang terakhir adalah supply dan demand.

Mengenai masalah geopolitik, Ibrahim menuturkan konflik di Timur Tengah masih terus dijadikan acuan terhadap terkereknya harga minyak dunia. Beberapa media AS melaporkan, AS dan Israel sedang mempersiapkan kampanye pengeboman besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran pada pekan depan.

Pekan depan, harga emas diprediksi bergerak di kisaran Rp 2,41–Rp 2,72 juta per gram. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas, termasuk geopolitik dan kebijakan moneter. Dalam jangka pendek, harga emas diprediksi bergerak di kisaran Rp 2,58 juta per gram hingga Rp 2,623 juta per gram.

Kesimpulan, pekan depan, harga emas diprediksi bergerak di kisaran Rp 2,41–Rp 2,72 juta per gram karena beberapa faktor yang memengaruhi indeks dolar, harga minyak mentah, serta emas dan logam mulia yang berfluktuasi. Oleh karena itu, penting untuk memantau perkembangan harga emas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *