Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan. Hal ini dikarenakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dimulai kembali, sehingga meningkatkan permintaan akan bahan pangan bergizi seperti telur dan daging ayam. Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan, Ruzuan Efendi, harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang, Sumatera Selatan, terus mengalami kenaikan. Saat ini para pedagang menjual Rp 33.000 per kg atau naik Rp 3.000 dibanding hari sebelumnya.
Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan, karena permintaan bahan pangan itu diprediksi mulai berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di awal pelaksanaan, daging ayam menjadi menu pilihan MBG di sekolah-sekolah. Hal itu membuat permintaan harganya naik. Meski mengalami kenaikan, Ruzuan Efendi memastikan ketersediaan pasokan daging ayam di pasaran masih dalam kondisi aman.
Program MBG bergulir lagi, peternak ayam dan telur semringah. Dengan jutaan pelajar kembali menerima manfaat Program MBG, kebutuhan terhadap bahan pangan bergizi seperti telur dan daging ayam diperkirakan akan naik. Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan, karena peternak ayam dan telur mulai menunjukkan tren kenaikan menuju kisaran harga yang lebih wajar.
Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan, karena kontribusi MBG terhadap penyerapan produksi ayam dan telur masih relatif kecil sehingga dampaknya terhadap harga pasar juga terbatas. Namun, program MBG mungkin memberikan sedikit pengaruh terhadap permintaan, namun bukan faktor dominan yang menentukan pergerakan harga ayam maupun telur.
Stabilitas harga di sektor perunggasan lebih ditentukan oleh keseimbangan antara produksi dan konsumsi nasional. Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan, karena akar persoalan industri perunggasan tetap berada pada ketidakseimbangan pasokan dan permintaan yang telah lama menjadi pekerjaan rumah pemerintah.
Kesimpulan, harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan. Hal ini dikarenakan program MBG yang telah dimulai kembali, sehingga meningkatkan permintaan akan bahan pangan bergizi seperti telur dan daging ayam. Harga ayam dan sayur di Palembang merangkak naik usai program MBG kembali berjalan, karena kontribusi MBG terhadap penyerapan produksi ayam dan telur masih relatif kecil sehingga dampaknya terhadap harga pasar juga terbatas.





