Ketegangan di Yaman kembali meningkat setelah pasukan pemerintah menyerang landasan pacu Bandara Sanaa untuk mencegah pesawat asal Iran mendarat. Serangan ini memicu ancaman balasan dari Houthi yang menuding Arab Saudi berada di balik serangan tersebut. Houthi ancam kepung Arab Saudi buntut serangan Bandara Sanaa merupakan aksi balasan yang diambil setelah serangan udara yang menghantam bandara yang berada di bawah kendali Houthi.
Menurut pejabat pemerintah, langkah Houthi yang menghentikan penerbangan nasional Yaman, namun tetap mengizinkan pesawat Iran beroperasi, merupakan pelanggaran terhadap wilayah udara dan kedaulatan negara. Houthi ancam kepung Arab Saudi buntut serangan Bandara Sanaa ini dipicu oleh aksi Houthi yang dianggap melanggar perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku sejak 2022.
Kelompok Houthi menyalahkan Arab Saudi atas serangan tersebut dan mengumumkan berakhirnya gencatan senjata. Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, langsung mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan bahwa serangan ini tidak akan berlalu tanpa balasan dan hukuman. Houthi ancam kepung Arab Saudi buntut serangan Bandara Sanaa ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Yaman dapat kembali terjerumus ke perang.
Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan didukung koalisi Saudi menjalankan operasinya dari wilayah selatan (Aden). Konflik yang bermula sejak 2015 ini dipicu oleh aksi Houthi yang merebut ibu kota, hingga memicu intervensi militer koalisi Saudi. Houthi ancam kepung Arab Saudi buntut serangan Bandara Sanaa ini merupakan salah satu konflik yang paling serius antara kedua pihak dalam beberapa tahun terakhir.
Utusan PBB Hans Grundberg mendesak semua pihak menahan diri dan menjaga de-escalasi agar konflik Yaman tidak kembali memicu siklus kekerasan baru. Houthi ancam kepung Arab Saudi buntut serangan Bandara Sanaa ini harus diatasi dengan cara damai untuk mencegah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang lebih parah.
Kesimpulan dari Houthi ancam kepung Arab Saudi buntut serangan Bandara Sanaa ini adalah bahwa konflik di Yaman masih berlangsung dan memerlukan perhatian internasional untuk mencegah eskalasi kekerasan. Peran utama dalam menyelesaikan konflik ini adalah dengan menjaga gencatan senjata dan memulai proses perdamaian yang konstruktif.





