KPK temukan Land Cruiser suap Bupati Kuansing di Pematang Siantar, nopol diganti, menandai perkembangan baru dalam kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah. Mobil Toyota Land Cruiser 300 GR-S tahun 2023 tersebut diduga sebagai bagian dari pemberian suap dari Sekretaris Daerah Kuantan Singingi, Zulkarnain, kepada Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby.
Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, penyidik menemukan mobil tersebut saat melakukan penelusuran pada Sabtu, 4 Juli 2026. Ketika ditemukan, kondisi kendaraan sudah mengalami perubahan pada pelat nomornya, yang diduga sebagai upaya untuk menyamarkan identitasnya.
KPK temukan Land Cruiser suap Bupati Kuansing di Pematang Siantar, nopol diganti, setelah sebelumnya melakukan serangkaian penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk Kantor Bupati Kuansing, Kantor DPRD Kuansing, dan Kantor Dinas Perkebunan. Penyidik juga menggeledah rumah pribadi Suhardiman Amby, Zulkarnain, dan Ardiles, selaku Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Barang bukti suap Bupati Kuansing berupa Toyota Land Cruiser 300 sudah tiba di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) KPK di Cawang, Jakarta, pada Rabu, 8 Juli 2026. Mobil tersebut akan disimpan dan dirawat secara profesional untuk menjaga kondisi fisik dan nilai ekonomisnya, sehingga dapat digunakan sebagai barang bukti yang kuat dalam proses hukum.
KPK temukan Land Cruiser suap Bupati Kuansing di Pematang Siantar, nopol diganti, menunjukkan bahwa lembaga anti-korupsi tersebut terus bekerja keras untuk mengungkap kasus-kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah. Dengan penemuan mobil suap ini, KPK berharap dapat memperkuat pembuktian dalam penanganan perkara dugaan suap yang sedang ditangani.
Dalam kasus ini, Pemko Siantar menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara Pemko Siantar dan Pemkab Kuansing. Kabag Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, Hendra P Simamora, menyampaikan bahwa tidak ada kerjasama atau kunjungan antar-pemerintah daerah yang terkait dengan kasus suap ini.
KPK temukan Land Cruiser suap Bupati Kuansing di Pematang Siantar, nopol diganti, merupakan bukti bahwa KPK serius dalam menangani kasus korupsi dan tidak akan ragu-ragu untuk mengambil tindakan terhadap para pelaku. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih percaya diri bahwa lembaga anti-korupsi tersebut akan terus bekerja untuk membasmi korupsi di Indonesia.
Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa KPK telah menemukan bukti baru yang kuat dalam kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Kuansing. Dengan penemuan mobil suap ini, KPK berharap dapat memperkuat pembuktian dan membawa para pelaku ke pengadilan.





