Beranda / Kriminal / Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam HI Ternyata Polisi, Kini Dapat Sanksi Tegas dari Polda Jabar

Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam HI Ternyata Polisi, Kini Dapat Sanksi Tegas dari Polda Jabar

Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam HI Ternyata Polisi, Kini Dapat Sanksi Tegas dari Polda Jabar

Sopir Alphard yang cekcok dengan satpam HI ternyata polisi, kini dapat sanksi tegas dari Polda Jabar. Kasus ini bermula ketika seorang satpam bernama Fiktor Harefa yang bertugas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, menegur pengemudi mobil Toyota Alphard yang diduga menerobos lampu merah di pelican crossing. Pengemudi tersebut kemudian berbalik menyerang Fiktor dengan mengeluarkan kata-kata kasar dan mengintimidasi.

Kasus ini menjadi viral setelah video yang merekam insiden tersebut beredar di media sosial. Banyak warga yang menyayangkan tindakan pengemudi Alphard yang tidak sopan dan mengintimidasi petugas keamanan. Sopir Alphard yang cekcok dengan satpam HI ternyata polisi, kini dapat sanksi tegas dari Polda Jabar, karena pengemudi tersebut diketahui merupakan anggota kepolisian.

Setelah kasus ini viral, Polda Jabar langsung melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa pengemudi Alphard tersebut adalah seorang anggota polisi bernama Brigadir Raka Putra Wibawa. Brigadir Raka kemudian dikenakan sanksi tegas oleh Polda Jabar, termasuk dipatsus selama 21 hari dan menjalani proses sidang kode etik.

Sementara itu, Fiktor Harefa yang menjadi korban intimidasi oleh pengemudi Alphard tersebut telah memaafkan pengemudi dan memilih tidak melanjutkan kasus ini ke pengadilan. Sopir Alphard yang cekcok dengan satpam HI ternyata polisi, kini dapat sanksi tegas dari Polda Jabar, namun Fiktor lebih memilih untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.

Kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat bahwa setiap orang harus menghormati dan menghargai pekerjaan petugas keamanan. Sopir Alphard yang cekcok dengan satpam HI ternyata polisi, kini dapat sanksi tegas dari Polda Jabar, dan ini menunjukkan bahwa tidak ada satu orang pun yang berada di atas hukum.

Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa setiap orang harus menjaga etika dan kesopanan dalam berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan petugas keamanan. Sopir Alphard yang cekcok dengan satpam HI ternyata polisi, kini dapat sanksi tegas dari Polda Jabar, dan ini menjadi contoh bahwa hukum dapat diterapkan kepada siapa saja yang melanggarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *