Beranda / Politik / Sudaryono Tegaskan Tak Ada Lagi Arahan Si Ini, Si Itu di BGN, Semua Wajib Ikuti Sistem

Sudaryono Tegaskan Tak Ada Lagi Arahan Si Ini, Si Itu di BGN, Semua Wajib Ikuti Sistem

Sudaryono Tegaskan Tak Ada Lagi Arahan Si Ini, Si Itu di BGN, Semua Wajib Ikuti Sistem

Sudaryono tegaskan tak ada lagi arahan si ini, si itu di BGN, semua wajib ikuti sistem. Setelah dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menegaskan perubahan tata kelola di internal lembaganya. Di tengah upaya membenahi BGN, ia memastikan tidak boleh lagi ada keputusan yang bergantung pada perintah atau arahan individu. Seluruh pegawai diminta bekerja berdasarkan sistem, aturan, serta petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis).

Sudaryono mengatakan pembenahan BGN diarahkan untuk menghapus pola kerja yang bergantung pada figur tertentu. Menurutnya, seluruh proses harus berjalan transparan dan berbasis sistem. Sudaryono tegaskan tak ada lagi arahan si ini, si itu di BGN, semua wajib ikuti sistem. Ia menegaskan, tidak boleh lagi ada budaya bekerja berdasarkan instruksi personal dari pihak tertentu. Ke depan, seluruh keputusan harus mengacu pada aturan yang berlaku.

Kepala BGN Sudaryono juga menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang tidak mampu memenuhi standar akan dibina dan dievaluasi. Apabila tetap tidak menunjukkan perbaikan, operasionalnya akan dihentikan. Sudaryono menuturkan, setiap SPPG wajib memenuhi standar keamanan pangan, mutu gizi, kebersihan, dan tata kelola yang telah ditetapkan.

Sudaryono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) memiliki latar belakang pendidikan tinggi serta pengalaman luas di bidang politik, bisnis, dan pertanian. Ia lahir pada 23 Januari 1985 di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Sudaryono adalah putra tunggal pasangan petani Yahyo dan Suwarni.

Sudaryono tegaskan tak ada lagi arahan si ini, si itu di BGN, semua wajib ikuti sistem. Ia meminta dukungan seluruh pihak agar proses reformasi di tubuh BGN berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, Sudaryono berharap BGN dapat menjadi lembaga yang lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya.

Sebagai Kepala BGN, Sudaryono memiliki tugas besar untuk membenahi lembaga tersebut. Ia harus dapat menghapus pola kerja yang bergantung pada figur tertentu dan mengarahkan seluruh proses untuk berjalan transparan dan berbasis sistem. Sudaryono tegaskan tak ada lagi arahan si ini, si itu di BGN, semua wajib ikuti sistem. Dengan demikian, ia berharap BGN dapat menjadi lembaga yang lebih baik dan lebih efektif dalam menjalankan tugasnya.

Kesimpulan, Sudaryono sebagai Kepala BGN memiliki tugas besar untuk membenahi lembaga tersebut. Ia harus dapat menghapus pola kerja yang bergantung pada figur tertentu dan mengarahkan seluruh proses untuk berjalan transparan dan berbasis sistem. Sudaryono tegaskan tak ada lagi arahan si ini, si itu di BGN, semua wajib ikuti sistem. Dengan demikian, ia berharap BGN dapat menjadi lembaga yang lebih baik dan lebih efektif dalam menjalankan tugasnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *