Beranda / Politik / Tak Berdaya Lawan Manuver Trump, Iran Malah Ancam Negara Pro-Amerika

Tak Berdaya Lawan Manuver Trump, Iran Malah Ancam Negara Pro-Amerika

Tak Berdaya Lawan Manuver Trump, Iran Malah Ancam Negara Pro-Amerika

Tak berdaya lawan manuver Trump, Iran malah ancam negara pro-Amerika, hal ini menunjukkan ketidakberdayaan Iran dalam menghadapi strategi ofensif yang diluncurkan pemerintah Amerika Serikat. Kali ini, republik Islam itu kewalahan mengonter rencana Presiden Donald Trump membekukan aset mereka dan menggunakannya sebagai dana kompensasi.

Alih-alih membalas dengan tindakan yang merugikan Paman Sam, Teheran malah menyerang pihak-pihak lain yang sama sekali tidak terlibat dalam konflik. Kemarin, Selasa (28/7), pemerintah Iran mengumumkan akan menutup Selat Hormuz bagi negara maupun perusahaan yang mendukung langkah Donald Trump.

"Kami memperingatkan kepada semua negara dan perusahaan yang mendukung usulan Trump untuk menggunakan aset Iran yang dibekukan, bahwa mulai saat ini angkatan bersenjata Iran tidak akan mengizinkan kapal mereka melintasi Selat Hormuz," kata Juru Bicara Markas Pusat Komando Militer Iran Khatam Al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, dalam pernyataan yang dikutip televisi nasional IRIB pada Selasa (28/7).

Pekan lalu, Trump mengatakan AS dapat memanfaatkan aset-aset Iran yang dikuasai pihaknya untuk membayar ganti rugi terhadap kapal dan barang muatan yang kemungkinan rusak di tengah blokade AS terhadap Selat Hormuz. Sebelumnya, pada 18 Juni lalu, AS dan Iran telah menandatangani memorandum perdamaian untuk menghentikan konflik yang pecah sejak 28 Februari.

Namun, pasukan AS kembali melancarkan serangan ke Iran mulai 8 Juli. Komando Pusat AS (CENTCOM) berdalih serangan tersebut dilakukan sebagai balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz. Tak berdaya lawan manuver Trump, Iran malah ancam negara pro-Amerika dengan menutup Selat Hormuz.

Tak berdaya lawan manuver Trump, Iran malah ancam negara pro-Amerika ini menunjukkan bahwa Iran tidak memiliki strategi yang efektif untuk menghadapi tekanan dari Amerika Serikat. Dengan menutup Selat Hormuz, Iran berusaha untuk menunjukkan kekuatan dan mengancam negara-negara lain yang mendukung Amerika Serikat.

Tak berdaya lawan manuver Trump, Iran malah ancam negara pro-Amerika ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan negara-negara lain yang terlibat dalam perdagangan internasional. Penutupan Selat Hormuz dapat menyebabkan kenaikan harga minyak dan gangguan pada rantai pasokan global.

Di tengah situasi yang tidak stabil ini, tak berdaya lawan manuver Trump, Iran malah ancam negara pro-Amerika ini menunjukkan bahwa konflik antara Iran dan Amerika Serikat masih jauh dari penyelesaian. Kedua negara masih terlibat dalam permainan kekuatan dan strategi yang kompleks, dan tak berdaya lawan manuver Trump, Iran malah ancam negara pro-Amerika ini hanya merupakan salah satu episode dalam konflik yang berkepanjangan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *