Baru-baru ini, Video aksi sejumlah bocah di Jakarta Barat cegat pemotor di trotoar, minta pengendara putar balik menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Aksi tersebut dilakukan oleh sekelompok anak-anak yang berusaha menghadang pengendara sepeda motor yang melintas di trotoar Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Mereka menggunakan ranting kayu untuk menghalau para pemotor dan menyuruh mereka putar balik, keluar dari trotoar dan kembali ke jalan arteri.
Trotoar tersebut sering dijadikan sebagai ‘jalan pintas’ oleh para pengendara untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Namun, hal ini jelas melanggar aturan dan membahayakan keselamatan pejalan kaki. Video aksi sejumlah bocah di Jakarta Barat cegat pemotor di trotoar, minta pengendara putar balik ini menjadi contoh nyata dari upaya masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan.
Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Cengkareng, AKP Yeni, mengatakan bahwa pihaknya sering melakukan pengawasan di lokasi tersebut untuk mencegah para pemotor melintas di trotoar. Namun, ketika petugas berada di lokasi, para pemotor tiba-tiba menjadi disiplin dan tidak melintas di trotoar. Video aksi sejumlah bocah di Jakarta Barat cegat pemotor di trotoar, minta pengendara putar balik ini menjadi bukti bahwa masyarakat juga bisa berperan aktif dalam menjaga ketertiban lalu lintas.
AKP Yeni juga mengatakan bahwa pihaknya akan membuat pengajuan kepada Dinas Bina Marga DKI Jakarta dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memasang besi pembatas guna mencegah pemotor melintasi trotoar. Hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pejalan kaki dan mengurangi pelanggaran lalu lintas. Video aksi sejumlah bocah di Jakarta Barat cegat pemotor di trotoar, minta pengendara putar balik ini menjadi contoh dari upaya masyarakat untuk menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan.
Di sisi lain, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan bahwa para pengendara yang melanggar aturan tersebut seharusnya merasa malu. Menurutnya, mengambil jalan pintas dengan melewati pedestrian telah merampas hak pejalan kaki dan membahayakan keselamatan. Video aksi sejumlah bocah di Jakarta Barat cegat pemotor di trotoar, minta pengendara putar balik ini menjadi peringatan bagi para pengendara untuk lebih disiplin dan menghormati hak pejalan kaki.
Kesimpulan dari Video aksi sejumlah bocah di Jakarta Barat cegat pemotor di trotoar, minta pengendara putar balik ini adalah bahwa masyarakat juga bisa berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas. Dengan menghadang para pemotor yang melintas di trotoar, anak-anak tersebut telah menunjukkan contoh nyata dari upaya masyarakat untuk menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan.





