Beranda / Politik / Viral! DPR Kritik Etos Kerja ASN “Absen-Ngopi-Pulang”, Netizen Balik Serang: Ngaca Dulu!

Viral! DPR Kritik Etos Kerja ASN “Absen-Ngopi-Pulang”, Netizen Balik Serang: Ngaca Dulu!

Viral! DPR Kritik Etos Kerja ASN "Absen-Ngopi-Pulang", Netizen Balik Serang: Ngaca Dulu!

Viral! DPR kritik etos kerja ASN “Absen-Ngopi-Pulang”, netizen balik serang: Ngaca dulu! Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda melontarkan kritik keras terhadap budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilainya masih belum kompetitif. Dalam rapat kerja bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Rifqi menyebut sebagian ASN masih menjalankan pola kerja yang hanya berfokus pada rutinitas harian tanpa orientasi terhadap hasil kerja.

“Mentalitas sumber daya manusianya enggak berubah, masih ngabsen, pulang, ngopi, sore ngabsen lagi,” ujar Rifqi. Politikus Partai NasDem itu menilai etos kerja ASN seharusnya bisa mencontoh sektor swasta yang menerapkan persaingan berbasis kinerja. Menurutnya, birokrasi pemerintahan perlu membangun budaya kerja yang lebih kompetitif agar pelayanan publik semakin optimal.

Viral! DPR kritik etos kerja ASN “Absen-Ngopi-Pulang”, netizen balik serang: Ngaca dulu! Sebagai tindak lanjut, Komisi II DPR berencana merevisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (RUU ASN) disebut bakal mengatur penerapan sistem Key Performance Indicator (KPI) yang ketat bagi ASN. Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy Karsayuda penerapan KPI yang tegas dipandang mendesak mengingat efektivitas pemerintahan Indonesia masih tertinggal dibanding negara lain.

Viral! DPR kritik etos kerja ASN “Absen-Ngopi-Pulang”, netizen balik serang: Ngaca dulu! Menurutnya sistem kerja berbasis KPI yang jelas sangat dibutuhkan untuk memberikan kepastian hukum bagi kepala daerah dalam mengevaluasi bawahannya. “Jadi orang bekerja memang perlu KPI, bagus kita pertahankan nggak bagus ya out. Ini semua jadi beban kita di daerah bupati, gubernur, walikota. Mau memberhentikan nggak ada indikatornya, nggak diberhentikan atau tidak ditinjau jadi beban,” kata Rifqinizamy.

Viral! DPR kritik etos kerja ASN “Absen-Ngopi-Pulang”, netizen balik serang: Ngaca dulu! Di hadapan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini, Rifqinizamy juga menyoroti kinerja ASN yang dianggap tidak kompetitif dibanding swasta. “Coba kita pikirin deh di swasta orang bisa kompetitif kok pegawai Negeri ASN nggak bisa kompetitif,” ucapnya.

Kesimpulan dari kritik keras Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda terhadap budaya kerja ASN adalah bahwa ASN perlu membangun budaya kerja yang lebih kompetitif dan berorientasi pada kinerja. Dengan demikian, pelayanan publik dapat menjadi lebih optimal dan efektivitas pemerintahan Indonesia dapat meningkat.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *