Beranda / Pendidikan / CPNS 2026: Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS dan STIN Segera Dibuka, Simak Syarat dan Persyaratan

CPNS 2026: Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS dan STIN Segera Dibuka, Simak Syarat dan Persyaratan

CPNS 2026: Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS dan STIN Segera Dibuka, Simak Syarat dan Persyaratan

Pendaftaran Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (STIS) tahun 2026 segera dibuka. Calon peserta sudah dapat mulai mempersiapkan dokumen pendaftaran berdasarkan ketentuan seleksi tahun sebelumnya. Pada penerimaan 2025, Politeknik Statistika STIS menyediakan 400 formasi bagi calon taruna. STIS menjadi salah satu sekolah kedinasan yang banyak diminati karena seluruh biaya pendidikan ditanggung negara. Selain itu, lulusan berpeluang diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS).

Terdapat tiga program studi yang dibuka, yakni Sarjana Terapan (D4) Statistika, Sarjana Terapan (D4) Komputasi Statistik, dan Diploma III (D3) Statistika. Lulusan masing-masing program akan dipersiapkan untuk mengisi jabatan fungsional di bidang statistik maupun teknologi informasi di instansi pemerintah. Mengacu pada persyaratan tahun lalu, pendaftar harus merupakan lulusan SMA/MA/SMK sederajat dari semua jurusan, memiliki nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80, berusia 16–22 tahun, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, serta belum menikah.

Sementara itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga mengumumkan bahwa pendaftaran sekolah kedinasan 2026 akan segera buka. Ada 9 kementerian atau instansi milik pemerintah yang akan membuka pendaftaran sekolah kedinasan 2026. Lulusan SMA/SMK yang berminat mendaftar di sekolah kedinasan milik Badan Intelijen Negara (BIN) yakni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) perlu tahu apa saja syarat yang harus dipenuhi.

Di lain sisi, BKN juga menguji coba program baru yang memungkinkan aparatur sipil negara (ASN) bekerja lebih dekat dengan domisili dan keluarganya. Kebijakan bertajuk “Mendekatkan pada Domisili dan Mendekatkan pada Keluarga” ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pegawai sekaligus mendorong keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan (work-life balance). Penempatan pegawai akan disesuaikan agar lebih dekat dengan tempat tinggal dan keluarganya.

Bagi calon CPNS 2026, persiapan yang matang dan pemahaman yang baik tentang proses seleksi dan persyaratan menjadi kunci kesuksesan. Dengan memahami syarat dan persyaratan yang dibutuhkan, calon CPNS dapat meningkatkan peluang mereka untuk diterima di sekolah kedinasan yang diinginkan. Oleh karena itu, calon CPNS 2026 harus selalu memantau pengumuman resmi dari BKN dan sekolah kedinasan yang diminati.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah juga menyangkal beredarnya kabar tentang penempatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di organisasi masyarakat (ormas). Mereka memastikan kabar tersebut hoaks. Plt Kepala BKD Jateng Dhoni Widianto mengungkapkan, setelah kabar mengenai penempatan PPPK di dalam ormas beredar, pihaknya langsung melakukan penelusuran.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas dan kinerja aparatur sipil negara (ASN) melalui berbagai program dan kebijakan. Dengan demikian, diharapkan ASN dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Oleh karena itu, calon CPNS 2026 harus siap untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meningkatkan kemampuan dan kinerja mereka.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *