Beranda / Berita / Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Evakuasi Penumpang Masih Berlangsung

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Evakuasi Penumpang Masih Berlangsung

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Evakuasi Penumpang Masih Berlangsung

KM Mutiara Sentosa 2 yang mengangkut 271 orang terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu pagi. Sembilan kapal gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian guna melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang dan awak kapal.

Menurut Kepala Seksi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, lokasi kejadian berada di titik koordinat 06°30’64” LS dan 114°00’19” BT atau sekitar perairan Kabupaten Sumenep, atau sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi.

Kapal yang dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang dan awak KMP Mutiara Sentosa 2 antara lain KN SAR 249 Permadi, kapal Kantor SAR Surabaya, kapal Pos SAR Sumenep, kapal Syahbandar Surabaya, kapal VTS Surabaya, kapal SROP Kalianget, kapal KSOP Kalianget, Kapal Meratur Project 3, dan TB Hasnur 26.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama tim gabungan kini bergerak cepat melakukan koordinasi intensif demi menyelamatkan seluruh penumpang dan awak kapal di lokasi kejadian.

Dirjen Hubla, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa seluruh jajarannya fokus penuh pada keselamatan para penumpang dan kru kapal. Posko penanganan juga telah didirikan untuk mempermudah koordinasi operasi SAR.

Upaya evakuasi masih berlangsung, dengan 225 orang telah dievakuasi dalam keadaan selamat. Namun, lima orang dilaporkan meninggal dunia dan 41 orang masih hilang.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiagakan 20 unit ambulans di Pelabuhan Kalianget sebagai langkah antisipasi apabila korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang dievakuasi ke wilayah tersebut.

KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Laut Jawa, tepatnya di sebelah utara Sumenep, pada Minggu. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan koordinasi intensif dalam penanganan insiden kebakaran yang dialami KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Laut Jawa.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan saat insiden berlangsung. Armada penyelamat juga langsung dikerahkan ke titik koordinat.

Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menerjunkan kapal patroli KN Grantin P.211, sementara Distrik Navigasi menyiapkan Kapal Negara (KN) Masalembo untuk menyokong operasi evakuasi.

Kapal Meratus Project 3 sempat menjadi armada pertama yang menemukan titik lokasi KM Mutiara Sentosa 2. Namun, lantaran membawa muatan berbahaya (dangerous cargo), kapal tersebut tidak dapat melangsungkan proses evakuasi secara langsung.

Guna memastikan keselamatan, proses penyelamatan dialihkan dengan melibatkan sejumlah kapal lain yang melintas di sekitar perairan tersebut.

Unsur-unsur yang terlibat dalam pertolongan darurat ini meliputi TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura.

Penyebab pasti kebakaran masih diselidiki, namun fokus utama petugas gabungan dan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi saat ini tertuju pada evakuasi cepat seluruh penumpang dan awak kapal demi meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa.

KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu pagi, masih dalam proses evakuasi. Kemenhub dan tim gabungan terus bergerak cepat melakukan koordinasi intensif demi menyelamatkan seluruh penumpang dan awak kapal di lokasi kejadian.

Dengan demikian, upaya penyelamatan masih terus berlangsung, dan KM Mutiara Sentosa 2 masih dalam proses evakuasi. Kemenhub dan tim gabungan terus bergerak cepat melakukan koordinasi intensif demi menyelamatkan seluruh penumpang dan awak kapal di lokasi kejadian.

Kesimpulan dari kejadian KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu pagi, adalah bahwa upaya evakuasi masih berlangsung, dengan 225 orang telah dievakuasi dalam keadaan selamat. Namun, lima orang dilaporkan meninggal dunia dan 41 orang masih hilang. Kemenhub dan tim gabungan terus bergerak cepat melakukan koordinasi intensif demi menyelamatkan seluruh penumpang dan awak kapal di lokasi kejadian.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *