Beranda / Kriminal / KPK Ungkap Safe House Milik Bupati Sukoharjo Nonaktif Etik Suryani, Simpan Aset Diduga Hasil Korupsi Rp 21,2 Miliar

KPK Ungkap Safe House Milik Bupati Sukoharjo Nonaktif Etik Suryani, Simpan Aset Diduga Hasil Korupsi Rp 21,2 Miliar

KPK Ungkap Safe House Milik Bupati Sukoharjo Nonaktif Etik Suryani, Simpan Aset Diduga Hasil Korupsi Rp 21,2 Miliar

KPK ungkap safe house milik Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani, simpan aset diduga hasil korupsi Rp 21,2 miliar. Penyidik KPK menemukan sejumlah aset yang disembunyikan di safe house tersebut, termasuk uang tunai, valuta asing, dan logam mulia.

KPK ungkap safe house milik Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani, simpan aset diduga hasil korupsi Rp 21,2 miliar. Aset-aset tersebut ditemukan di beberapa lokasi, termasuk di rumah yang terletak di kawasan Laweyan, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Menurut Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, penyidik KPK telah menemukan sejumlah barang bukti yang terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani. KPK ungkap safe house milik Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani, simpan aset diduga hasil korupsi Rp 21,2 miliar.

Barang bukti yang ditemukan termasuk uang tunai sebesar Rp 6,4 miliar, valuta asing senilai sekitar Rp 7,5 miliar, serta logam mulia seberat 2,5 kilogram dengan nilai kurang lebih Rp 7,3 miliar. Dengan demikian, total nilai aset yang ditemukan mencapai Rp 21,2 miliar.

KPK juga menemukan bahwa aset-aset tersebut disembunyikan di safe house yang terletak di beberapa lokasi, termasuk di rumah yang terletak di kawasan Laweyan, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. KPK ungkap safe house milik Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani, simpan aset diduga hasil korupsi Rp 21,2 miliar.

Penyidik KPK juga menemukan bahwa aset-aset tersebut diperoleh dari dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani. KPK ungkap safe house milik Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani, simpan aset diduga hasil korupsi Rp 21,2 miliar.

Dalam kasus ini, KPK juga menetapkan Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani sebagai tersangka. Ia diduga melakukan tindak pidana korupsi dengan cara memeras anak buahnya untuk memberikan sejumlah uang.

Penyidik KPK juga menemukan bahwa Etik Suryani menggunakan safe house untuk menyimpan aset-aset yang diperoleh dari dugaan tindak pidana korupsi. KPK ungkap safe house milik Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani, simpan aset diduga hasil korupsi Rp 21,2 miliar.

Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa KPK telah menemukan sejumlah aset yang disembunyikan di safe house yang dimiliki oleh Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani. Aset-aset tersebut ditemukan di beberapa lokasi dan memiliki nilai total sebesar Rp 21,2 miliar.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *