FIFA disebut gak konsisten, mantan wasit internasional curiga Donald Trump ikut atur sanksi Balogun, kontroversi ini muncul setelah keputusan wasit asal Perancis, François Letexier, yang menganulir gol Mustafa Zico dan beberapa keputusan lain yang dianggap lebih menguntungkan Argentina.
Ini bukan kali pertama isu tersebut muncul selama Piala Dunia 2026. Sebelumnya, FIFA menuai kritik setelah menangguhkan hukuman larangan bermain terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, sehingga ia tetap dapat tampil pada pertandingan babak 16 besar melawan Belgia.
Keputusan tersebut memicu tuduhan adanya standar ganda dan intervensi politik dalam proses disiplin FIFA. Terlebih setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengakui telah meminta Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meninjau kembali hukuman tersebut.
FIFA disebut gak konsisten, mantan wasit internasional curiga Donald Trump ikut atur sanksi Balogun, karena keputusan yang diambil oleh FIFA dinilai tidak konsisten dan dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar lapangan.
Kontroversi itu memicu kritik dari sejumlah mantan wasit FIFA, federasi sepak bola, hingga pengamat olahraga yang mempertanyakan konsistensi dan transparansi FIFA dalam menerapkan aturan.
FIFA disebut gak konsisten, mantan wasit internasional curiga Donald Trump ikut atur sanksi Balogun, hal ini menunjukkan bahwa dalam Piala Dunia modern, yang dipertaruhkan bukan hanya kemenangan atau kekalahan di lapangan, tetapi juga kredibilitas dan netralitas FIFA sebagai organisasi internasional.
FIFA akhirnya memberikan tanggapan atas kontroversi yang menyelimuti pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Mesir dan Argentina. Di tengah kritik keras terhadap kepemimpinan wasit, lembaga itu mengakui bahwa dalam turnamen sebesar piala dunia tidak semua pertandingan dapat berlangsung tanpa perdebatan.
FIFA disebut gak konsisten, mantan wasit internasional curiga Donald Trump ikut atur sanksi Balogun, dan ini menjadi bukti bahwa FIFA masih memiliki banyak pekerjaan untuk meningkatkan kualitas dan kredibilitasnya sebagai organisasi sepak bola internasional.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa FIFA perlu meningkatkan konsistensi dan transparansi dalam menerapkan aturan, serta memastikan bahwa keputusan yang diambil tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar lapangan. Dengan demikian, FIFA dapat meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan dari masyarakat sepak bola internasional.


![Lee Jong-suk dan IU Resmi Mengakhiri Kisah Asmara Setelah 4 Tahun Bersama [titlebase]](https://blog.teknokrat.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/lee-jong-suk-dan-iu-resmi-mengakhiri-kisah-asmara-setelah-4-tahun-bersama-titlebase-150x150.webp)


