Kanada makin jauh dari AS, F-35 terancam digeser Gripen? Hal ini terlihat dari keputusan pemerintah Kanada untuk memilih perusahaan Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), untuk membangun hingga 12 kapal selam baru. Keputusan ini merupakan bagian dari perubahan strategi pertahanan pemerintahan Perdana Menteri Mark Carney yang menekankan diversifikasi pemasok persenjataan sekaligus memperkuat industri pertahanan domestik.
Perubahan orientasi ini semakin terlihat setelah pemerintah Kanada pada Mei lalu memilih pesawat peringatan dini GlobalEye buatan Saab, mengalahkan dua proposal dari Amerika Serikat. Sejumlah analis menilai keputusan tersebut menjadi langkah awal membangun ekosistem industri Saab di Kanada yang dapat membuka jalan bagi produksi Gripen di dalam negeri.
Di tengah perubahan strategi pertahanan ini, pemerintah Kanada juga membuka peluang mengurangi jumlah pembelian F-35A dan mempertimbangkan Gripen E yang ditawarkan Saab dengan skema transfer teknologi penuh dan produksi di Kanada. Perubahan orientasi ini menunjukkan bahwa Kanada semakin menunjukkan sinyal mengurangi ketergantungan pada industri pertahanan Amerika Serikat.
F-35 tetap diproduksi di Fort Worth, Texas, sementara perusahaan-perusahaan Kanada berpartisipasi sebagai bagian dari rantai pasok global Lockheed Martin. Sementara itu, Gripen E menawarkan keunggulan berbeda, seperti keunggulan dalam kemampuan tempur, kemampuan perawatan yang mudah, dan kemampuan beroperasi dari jalan raya atau landasan darurat.
Kanada juga telah memilih Saab sebagai pemasok pilihan untuk program pesawat peringatan dini GlobalEye, meski Saab menegaskan belum ada kontrak atau order final. Di sektor bawah laut, Kanada memilih TKMS Jerman untuk masuk pembicaraan pengadaan hingga 12 kapal selam baru.
Argumen yang mendukung F-35 berada pada statusnya sebagai pesawat tempur generasi kelima, dengan kemampuan siluman, sensor fusion, jaringan data, dan interoperabilitas tinggi dengan sesama pengguna F-35 di NATO. F-35 telah mencatat lebih dari satu juta jam terbang, dioperasikan 12 negara, dan lebih dari 1.230 unit telah berdinas di armada global.
Sementara itu, Gripen E menawarkan keunggulan berbeda, seperti keunggulan dalam kemampuan tempur, kemampuan perawatan yang mudah, dan kemampuan beroperasi dari jalan raya atau landasan darurat. Karakter ini lahir dari doktrin pertahanan Swedia yang menuntut pesawat tetap bisa bertahan saat pangkalan utama diserang.
Berdasarkan informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa Kanada makin jauh dari AS, F-35 terancam digeser Gripen? Perubahan strategi pertahanan pemerintahan Perdana Menteri Mark Carney menunjukkan bahwa Kanada semakin menunjukkan sinyal mengurangi ketergantungan pada industri pertahanan Amerika Serikat.





